PT Merten Intec Indonesia adalah salah satu perusahaan modal asing yang bergerak di bidang pembuatan moulds dan dies, engineering plastic part dan peralatan listrik, serta manufacturing produk peralatan listrik untuk instalasi gedung dengan merek Merten dan Clipsal. Salah satu produk yang diproduksi yaitu produk connector antenna TV E31TV75 yang berfungsi sebagai connector kabel antena televisi…
Under bracket 3C1 merupakan salah satu produk yang diproduksi di PT.Perkakas Rekadaya Nusantara. Under bracket 3CI merupakan produk yang dipasang pada bagian shockbreaker sepeda motor Yamaha Vixion yang berfungsi sebagai pengarah. Pembuatan fixture bertujuan agar produk under bracket 3C1 dapat diproduksi secara massal, mempunyai kesamaan ukuran, dan efisiensi waktu produksi. Sehingga dengan a…
Salah satu produk PT. Merten Intec Indonesia (PT.MII) adalah Scuko Double Socket Outlet. Pada proses produksinya Scuko Double Socket Outlet ini mengalami beberapa tahap proses perakitan. Didalam proses perakitan terdapat proses rivetting. Proses rivetting ini pada awal produksi dilakukan secara manual. Sehingga hasil revetting tidak maksimal baik secara kualitas maupun kuantitas dan ongkos prod…
CV. W AFIQ MITRA TEKNIK (WM1) merupakan perusahaan manufaktur yang bersifat job order dan bergerak di bidang pembuatan mould, dies, presstool, ireko/pattern, jig & fixtures, serta alat-alat lainnya. Pada umumnya job yang diterima oleh WMT adalah job yang bergerak di bidang otomotif. Salah satu job yang diterima WMT adalah pembuatan Jig Drill for Water Jacket w-240 Cylinder Block. Job tersebut…
PT. Perkakas Rekadaya Nusantara (PRN) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Tools dan Part Manufacturing. Salah satu proses produksi di PT. PRN dalam mendukung pasar otomotif, dalam ruang lingkup mass products yaitu proses permesinan Under Bracket. Under Bracket adalah alat yang digunakan untuk menahan posisi shock breaker depan sepeda motor dan berfungsi untuk menyeimbangkan p…
Mesin CNC yang ada sekarang banyak yang masih membutuhkan tenaga manusia untuk memasukkan perintah berupa G-code, akibatnya masih sering terjadi kesalahan dalam memasukkan kode jika operator masih belum terlatih menggunakan mesin CNC Misalnya pada mesin pemotong pelat CNC dimana seorang operator harus menentukan dahulu ukuran bentuk yang akan dipotong dan kode yang akan dimasukkan ke mesin CNC …