Printed
Rancang Bangun Simulator Sistem Pendingin Transformator Dengan Metode PID Berbasis PLC
Kualitas dari kertas isolasi akan mengalami penurunan kualitas/gradasi yang disebabkan oleh kenaikan temperatur yang melebihi batas maksimal yang telah ditentukan, akibat adanya rugi-rugi pada transformator. Hal ini terjadi karena kertas isolasi dibuat dari bahan molekul selulose, dimana molekul tersebut akan bereaksi terhadap panas. oleh karena itu semakin tinggi suhu yang terjadi pada kertas isolasi, semakin cepat pula kertas isolasi tersebut rusak. Hal ini merupakan salah satu penyebab rusaknya transformator daya.
Tugas akhir ini membahas tentang perancangan sistem yang digunakan untuk mengatasi masalah panas yang berlebih pada transformator, yaitu dengan membuat rancangan awal sistem pendingin yang bersifat preventif. Rancangan sistem pendingin ini, akan menggunakan bantuan PLC sebagai kontrol dengan pengendali PID. Dalam rancangan ini juga akan menerapkan sebuah rangkaian tertutup (Close Loop) yang akan dimulai dari sebuah paralon berisi minyak yang diibaratkan sebuah tangki transformator yang akan dipanaskan dengan sebuah pemanas sebagai pengganti dari inti transformator, kemudian temperatur minyak itu akan dipantau oleh sebuah alat sensor PT 100 yang mempunyai keluaran resistan. Data resistan ini kemudian dikonversi oleh sebuah transducer hingga menjadi sinyal analog berupa arus dengan kisaran 4-20 mA. Sinyal analog inilah yang akan menjadi masukan PLC yang kemudian menghasilkan keluaran 0-10 volt, kemudian diturunkan menjadi 0-5 volt dan akan diubah menjadi sinyal pulsa oleh sebuah mikrokontroller. Sinyal pulsa dengan rangkaian penguat operasionalnya akan mengatur kecepatan motor kipas sesuai dengan besar kecilnya tegangan yang diberikan oleh PLC. Kecepatan inilah yang akan berpengaruh kepada temperatur transformator selanjutnya. Data inilah yang akan digunakan sebagai acuan untuk menentukan bahwa sistem ini layak atau tidak sebagai sebuah pilihan untuk diterapkan pada waktu yang akan datang.
Penggunaan sistem konvensional dengan sistem yang diusulkan mempunyai perbedaan yang cukup berarti, rancang bangun simulator sebuah sistem pendingin yang dibuat diharapkan dapat berfungsi dengan baik dan mampu mensimulasikan sistem pendingin. Di samping itu rangkaian lebih sederhana (lebih kecil alat dan ruang, tidak memerlukan banyak kabel, lebih mudah dalam pengerjaan dan pengembangan atau modifikasi ), dapat memperbaiki kinerja sistem yaitu bersifat mencegah terjadinya panas yang berlebih lebih awal. Pada akhirnya sistem diharapkan menjadi jalan keluar untuk suatu permasalahan yang dibahas walaupun dengan simulasi yang mdah-mudahan nantiny dapat diaplikasikan.
Kata kunci : transformator, kertas isolasi, umur transformator, suhu, PLC, kontrol PID, sistem pendingin
Tidak tersedia versi lain