Perpustakaan Polman Bandung

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Perceraian di Bawah Tangan. Peminggiran Hak-Hak Perempuan
Penanda Bagikan

Printed

Perceraian di Bawah Tangan. Peminggiran Hak-Hak Perempuan

KUSTINI - Nama Orang;

Keterbatasan tersedianya lapangan pekerjaan disertai kebutuhan hidup yang semakin membumbung tinggi menjadi pemicu utama orang memilih untuk mencari pekerjaan di luar negeri sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI), tak terkecuali bagi kaum perempuan yan gmenyandang status sebagai "istri". Mereka berangkat ke luar negeri dengan status sebagai buruh migran. Secara ekonomis, kepergian Buruh Migran Perempuan (BMP) tersebut telah berhasil meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mendatangkan deisa yang cukup tinggi bagi negara, sekalipun harus meninggalkan suami, anak, keluarga, dan kampung halamannya. Atas prestasi BMP tersebut, amat sangat wajar kalau disebut sebagai pahlawan bagi negara dan keluarganya. Namun, kepergian BMP yang menyandang status sebagai istri dengan relatif waktu yang lama, tidak semuanya menuai kebahagiaan dan kesenangan, tetapi banyak yang mengalami perlakuan yang tak sewajarnya dalam berbagai bentuk kekerasan, baik ditempat kerja maupun rumah. Misalnya, penyiksaan, pemerkosaan, perceraian, bahkan kematian. Hal ini terjadi, karena selain masih lemahnya pemahaman terhadap posisi gender, juga karena kepergian istri untuk mencari nafkah di luar rumah cenderung melahirkankonflik besar dalam keluarga, dibandingkan dengan kepergian suami, yang dikonstruksikan secara budaya. Salah satu konflik yang mengemuka adalah "perceraian" jika tidak dapat ditangani dengan baik.
Dengan demikian, kehadiran buku ini mengurai secara gamblang fenomena berbeda yang dialami oleh kaum Buruh Migran Perempuan (BMP) berdasarkan kondisi riil di lapangan. Di mana BMP memberi pemaknaan baru terhadap "perceraian", yang sekaligus meunjukkan adanya pergeseran makna "cerai" dibandingkan dengan bukan BMP. Pergeseran makna tersebut sangat terkait dengan peningkatan status sosial-ekonomi BMP dan peningkatan posisi tawar perempuan terhadap suami, serta pemaknaan yang berbeda terhadap perkawinan. Kehidupan dalam perkawinan jika dirasakan tidak lagi dapat memberi kebagahiaan, mka BMP lebih mudah memutuskan untuk bercerai. Tetapi pergeseran makna cerai tersebut pun dipahami oleh masyarakat sebagai akibat negatif yang ditimbulkan dari BMP tersebut, karena ketidakpatuhan dan ketidakpedulian istri terhadap suaminya. Streotipe ini muncul, karena hanya menempatkan kaum perempuan sebagai pelaku domestik dalam rumah tangga semata, akibat konstruksi budaya sosial, dan agama yang dipahami secara sempit dan keliru.


Ketersediaan
#
My Library (Rak B - 8.42) 306.81 KUS p
2120036101
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
306.81 KUS p
Penerbit
Jakarta : Balai Penelitian Dan Pengembangan Agama., 2008
Deskripsi Fisik
xxiii, 148 hal. : ilus. ; 20,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-9099-51-8
Klasifikasi
306.81
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
1
Subjek
Pernikahan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Polman Bandung
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung), senantiasa memberikan pelayanan yang berorientasi terhadap kebermanfaatan bagi seluruh sivitas akademika Polman Bandung.Layanan UPA Perpustakaan bertransformasi mulai dari pelayanan manual, beralih ke proses digitalisasi, dan saat ini sedang menuju ke bentuk pelayanan secara otomatisasi yang melibatkan robot / agent / micro service dan mesin pendukung kekinian. Tidak berhentiĀ  sampai disitu, layanan yang sedang dikembangkan dan disiapkan adalah teknologi self-service, dan layanan yang menyematkan kecerdasan buatan kognitif serta layanan berbasis teknologi immersive.Layanan yang UPA Perpustakaan sediakan selalu melibatkan sains, ilmu pengetahuan, rekayasa teknologi, desain dan kebijakan manajemen yang berubah secara dinamis mengikuti aturan yang berlaku. Semua kami upayakan untuk memberikan pelayanan yang bermanfaat dan menyenangkan serta mendapatkan pengalaman positif bagi seluruh sivitas akademika Polman Bandung.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?