Printed
Pengaruh Reduksi Ketebalan dan Temperatur Annealing Terhadap Kekerasan dan Struktur Butiran Baja Karbon yang Mengalami Proses Pengerolan Dingin
Pengerolan logam adalah salah satu proses pembentukan logam yang bertujuan untuk menghasilkan bentuk geometri produk logam sesuai yang diinginkan. Dalam industri pengolahan baja, proses pengerolan dilakukan sebagai upaya ntuk menghasilkan bentuk penampang atau profil tertentu dari suatu logam baja atau sekedar untuk mereduksi suatu ketebalan dari bahan baku yang berupa bloom, billet maupun slab menjadi pelat baja yang tipis.
Pengerolan baja dapat dilakukan pada temperatur tinggi atau pada temperatur ruangan. Proses pengerolan baja karbon pada temperatur ruangan memiliki pengaruh terhadap struktur mikro dan sifat mekanik baja karbon yang dirol. Struktur mikro baja mengalami perubahan bentuk dari mulai sebelum hingga setelah dirol yaitu dari bentuk equiaxed menjadi bentuk elongated. Ukuran butiran baja mengalami proses pengecilan atau penghalusan seiring dengan semakin besarnya reduksi ketebalan. Sifat mekanik baja yang dirol berdasarkan data hasil uji kekerasan juga mengalami peningkatan seiring dengan semakin besranya reduksi ketebalan dan semakin halus butiran baja.
Pemanasan hingga temperatur 500 derajat Celcius dan 800 derajat Celcius pada baja karbon hasil pengerolan ternyata menyebabkan penurunan sifat mekanik yaitu kekerasan baja tersebut. Pada temperatur pemanasan yang lebih tinggi, kekerasan baja menurun dengan cukup signifikan. Setelah proses pemanasan, struktur mikro baja karbon hasil pengerolan mengalami perubahan bentuk dari elongated menjadi equiaxed. Perubahan bentuk tersebut terjadi secara signifikan denga semakin tingginya temperature pemanasan (Annealing).
Tidak tersedia versi lain