Perpustakaan Polman Bandung

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Budaya Pelayanan Publik
Penanda Bagikan

Printed

Budaya Pelayanan Publik

Johanes Basuki - Nama Orang;

Johanes Basuki adalah salah satu ahli administrasi publik di Indonesia yang banyak berkontribusi dalam kajian mengenai pelayanan publik. Dalam pandangannya, budaya pelayanan publik adalah sebuah sistem nilai, norma, dan perilaku yang melekat pada setiap individu dalam organisasi pemerintah, yang secara kolektif membentuk karakteristik khas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Karakteristik Utama Budaya Pelayanan Publik Menurut Basuki
Orientasi pada masyarakat: Pelayanan publik bukan hanya sekadar tugas, tetapi merupakan panggilan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Profesionalisme: Pegawai publik dituntut memiliki kompetensi, keahlian, dan etika kerja yang tinggi dalam menjalankan tugasnya.
Akuntabilitas: Setiap tindakan dan keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan hukum.
Transparansi: Informasi mengenai proses dan hasil pelayanan publik harus disampaikan secara terbuka dan mudah diakses oleh masyarakat.
Inovasi: Terbuka terhadap perubahan dan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui inovasi.
Keadilan dan kesetaraan: Pelayanan publik harus diberikan secara adil dan merata kepada seluruh lapisan masyarakat.
Tantangan dalam Membangun Budaya Pelayanan Publik
Basuki juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam membangun budaya pelayanan publik yang baik di Indonesia, antara lain:

Birokrasi yang kaku: Struktur birokrasi yang terlalu hierarkis dan berbelit-belit seringkali menghambat fleksibilitas dan inovasi.
Mentalitas pegawai: Banyak pegawai yang masih memiliki mentalitas sebagai penguasa daripada sebagai pelayan masyarakat.
Kurangnya dukungan politik: Kebijakan dan anggaran yang tidak konsisten dapat menghambat upaya membangun budaya pelayanan publik.
Korupsi: Praktik korupsi masih menjadi masalah serius yang merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Upaya Meningkatkan Budaya Pelayanan Publik
Untuk mengatasi tantangan tersebut, Basuki menyarankan beberapa upaya yang dapat dilakukan, seperti:

Reformasi birokrasi: Menyederhanakan struktur organisasi, memberikan otonomi kepada unit kerja, dan memperkuat pengawasan.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia: Melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan.
Pemanfaatan teknologi informasi: Memudahkan akses masyarakat terhadap layanan publik dan meningkatkan efisiensi kerja.
Penguatan partisipasi masyarakat: Memberikan ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan dan mengawasi kinerja pemerintah.
Penegakan hukum: Memberikan sanksi tegas terhadap pelaku korupsi dan pelanggaran etika.
Intinya, menurut Johanes Basuki, membangun budaya pelayanan publik adalah sebuah proses yang panjang dan kompleks. Dibutuhkan komitmen yang kuat dari seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun akademisi, untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan berorientasi pada masyarakat.

Buku "Budaya Pelayanan Publik" karya Johanes Basuki merupakan salah satu referensi yang sangat baik bagi mereka yang ingin mendalami lebih lanjut mengenai konsep dan praktik pelayanan publik di Indonesia.


Ketersediaan
#
R. Sirkulasi (Rak R - 5.8) 352.63 JOH b
2240145101
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
352.63 JOH b
Penerbit
Jakata : Hartomo Media Pustaka., 2013
Deskripsi Fisik
xvi, 228 hal. : 25.5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786021887547
Klasifikasi
352.63
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Administrasi Negara
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Polman Bandung
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung), senantiasa memberikan pelayanan yang berorientasi terhadap kebermanfaatan bagi seluruh sivitas akademika Polman Bandung.Layanan UPA Perpustakaan bertransformasi mulai dari pelayanan manual, beralih ke proses digitalisasi, dan saat ini sedang menuju ke bentuk pelayanan secara otomatisasi yang melibatkan robot / agent / micro service dan mesin pendukung kekinian. Tidak berhentiĀ  sampai disitu, layanan yang sedang dikembangkan dan disiapkan adalah teknologi self-service, dan layanan yang menyematkan kecerdasan buatan kognitif serta layanan berbasis teknologi immersive.Layanan yang UPA Perpustakaan sediakan selalu melibatkan sains, ilmu pengetahuan, rekayasa teknologi, desain dan kebijakan manajemen yang berubah secara dinamis mengikuti aturan yang berlaku. Semua kami upayakan untuk memberikan pelayanan yang bermanfaat dan menyenangkan serta mendapatkan pengalaman positif bagi seluruh sivitas akademika Polman Bandung.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?