Printed
Pembuatan Test Bar Between Center 1000 Milimeter
Industri modern memerlukan pemeliharaan mesin yang optimal untuk menjaga
kualitas produksi dan mencegah kerugian. Salah satu aspek penting adalah kalibrasi
mesin menggunakan test bar silindris dengan presisi tinggi sesuai standar ISO 230-
1:1996. Penelitian ini berfokus pada pembuatan test bar 1000 milimeter untuk mesin
bubut Grazioli Dania 245 guna mengkalibrasi kesumbuan between center. Proses
meliputi desain menggunakan SolidWorks, pemesinan, dan sertifikasi setelah pengukuran
dengan CMM.
Pembuatan test bar ini mencakup beberapa tahapan, mulai dari pembuatan desain,
pemilihan bahan, perencanaan kerja, hingga proses pemesinan dan pengujian akhir.
Proses pembuatan test bar melibatkan beberapa serangkaian pemesinan, termasuk
pembubutan dengan metode yang digunakan adalah metode chuck to between center,
pengeboran, dan penggerindaan silinder dengan metode between center. Proses
pembubutan dan pengeboran dilakukan untuk membentuk test bar sesuai dengan desain
yang telah direncanakan. Sementara penggerindaan silinder dilakukan untuk mencapai
kepresisian geometrik yang dibutuhkan. Pada tiap proses pembuatan test bar dilakukan
dengan cermat dan teliti agar test bar yang dihasilkan memenuhi standar geometrik yang
diperlukan.
Test bar between center dilakukan pengukuran dengan metoda CMM agar mengetahui
hasil terakhir pembuatan. Hasil pembuatan test bar between center mencapai tahap
pemesinan gerinda silinder dimesin bubut dengan hasil pengukuran menggunakan CMM
adalah 0.076 milimeter untuk perbedaan kesilindrisan, diameter titik A adalah 80.074,
titik B adalah 80.076 dan titik C adalah 79.912. Sedangkan toleransi kesilindrisan dan
diameter berdasarkan standar ISO-230/1 adalah 0.004 milimeter, sehingga hasil yang
didapat bahwa test bar between center masih memiliki penyimpangan dan belum masuk
toleransi ukuran.
Tidak tersedia versi lain