Perpustakaan Polman Bandung

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Guru Di Indonesia  Pendidikan Pelatihan Dan Perjuangannya Sejak Zaman Kolonial Hingga Era Reformasi
Penanda Bagikan

Printed

Guru Di Indonesia Pendidikan Pelatihan Dan Perjuangannya Sejak Zaman Kolonial Hingga Era Reformasi

SUPRIADI, Dedi - Nama Orang;

Tak ada pendidikan yang dapat berlangsung tanpa guru, karena itu sejarah guru di Indonesia pun setua usia pendidikan itu sendiri di negara ini. VOC, melalui Nederlands Zendelingen Genootschap (NZG), mendirikan sekolah guru yang pertama tahun 1636 di Ambon dengan nama Kweekschool (KS). Tapi Pemerintah Hindia Belanda yang melanjutkan kekuasaan VOC baru mendirikan KS Negeri tahun 1852 di Surakarta, disusul di Bukittinggi (1856) dan kota-kota lain, umumnya setelah tahun 1879. Sejak Politik Etis dimulai tahun 1901, pendidikan guru makin berkembang, meskipun masih tetap elitis.
Pada zaman Jepang, pola pendidikan guru mengikuti pola zaman Belanda, kecuali namanya berubah. Pada masa kemerdekaan, berdirilah SGB, SGA, KPKPKB, PGSLTP, B-I & B-II, KPG, PTPG, IKIP, STKIP, dan banyak lagi. Pada tahun 1998-1999, 10 IKIP Negeri dikonversi menjadi Universitas, sementara 2 STKIP Negeri berubah menjadi IKIP Negeri. Kurangnya jumlah guru hampir selalu memaksa sistem pendidikan nasional untuk menempuh cara-cara darurat dalam mendidik guru. Itu berlangsung sampai akhir tahun 1990-an. Mulai 1990-an, pola pendidikan guru mulai lebih mantap, tapi kualitas tetap menjadi masalah. Akibat kualifikasi guru terus meningkat, program bersifat "darurat" tetap dilakukan melalui penyetaraan bagi guru yang telah bekerja di sekolah. Dalam waktu dekat, kualifikasi guru SD s.d. SLTA adalah S1. Begitulah kebijakan tentang pendidikan guru berkembang dari masa ke masa, dengan segala keuntungan dan risikonya bagi sistem pendidikan.
Buku ini juga sangat kaya dengan informasi tentang pelatihan guru. Cakupannya mulai penataran pertama dimulai pada tahun 1950-an, disusul dengan munculnya proyek-proyek penataran guru berskala besar pada tahun 1970-an, hingga era reformasi sekarang tatkala penataran guru lebih banyak didesentralisasikan. Sejarah penataran guru sama penting dan menaiknya dengan pendidikan guru. Lebih dari separoh bab dalam buku ini mengungkap perjalanan panjang penataran guru.
Pada beberapa bab, terutama dua bab terakhir, perjuangan guru diangkat yang melekat pada sejarah PGRI. Isu-isu mengenai status sosial dan kesejahteraan guru dari masa ke masa diangkat di sini; sesuatu yang selama ini belum banyak diungkapkan.
Buku ini sangat kaya dengan informasi dan pelajaran berharga dari sekitar 3.5 abad pergulatan guru di Indonesia yang amat penting diketahui oleh siapapun yang peduli pada pendidikan, pelatihan, dan perjuangan guru. Dari semua itu, yang lebih penting lagi adalah bagaimana membangun sistem pendidikan, pelatihan, penghargaan, dan perlindungan guru lebih baik lagi untuk saat ini dan dimasa depan.


Ketersediaan
#
R. Sirkulasi (Rak C - 5.25) 371.102 SUP
2030005101
Tersedia
#
R. Sirkulasi (Rak C - 5.26) 371.102 SUP
2030006101
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
371.102 SUP
Penerbit
Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional., 2003
Deskripsi Fisik
xxvi, 1028 hal.: ilus.; 24 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
371.10
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
1st ed
Subjek
Pendidikan Tinggi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Polman Bandung
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung), senantiasa memberikan pelayanan yang berorientasi terhadap kebermanfaatan bagi seluruh sivitas akademika Polman Bandung.Layanan UPA Perpustakaan bertransformasi mulai dari pelayanan manual, beralih ke proses digitalisasi, dan saat ini sedang menuju ke bentuk pelayanan secara otomatisasi yang melibatkan robot / agent / micro service dan mesin pendukung kekinian. Tidak berhentiĀ  sampai disitu, layanan yang sedang dikembangkan dan disiapkan adalah teknologi self-service, dan layanan yang menyematkan kecerdasan buatan kognitif serta layanan berbasis teknologi immersive.Layanan yang UPA Perpustakaan sediakan selalu melibatkan sains, ilmu pengetahuan, rekayasa teknologi, desain dan kebijakan manajemen yang berubah secara dinamis mengikuti aturan yang berlaku. Semua kami upayakan untuk memberikan pelayanan yang bermanfaat dan menyenangkan serta mendapatkan pengalaman positif bagi seluruh sivitas akademika Polman Bandung.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?