Printed
Perancangan Drilling Jig Fixture Untuk Flange Drum Spinner di PT. MELU BANGUN WIWEKA
Peningkatan kebutuhan produk otomotif di Indonesia mendorong pertumbuhan produksi komponen kendaraan, salah satunya adalah ban. Salah satu tahap penting dalam proses pembuatan ban adalah building, dimana proses ini dapat dilakukan menggunakan mesin drum spinner. Cara kerja dari mesin ini menggunakan pneumatic untuk membuat drum mengembang dan mengempis. Mesin ini memerlukan komponen flange sebagai penghubung antar frame dan drum. Proses pengeboran flange di PT. Melu Bangun Wiweka (MBW) saat ini masih dilakukan secara manual, akibatnya ketidaksesuaian posisi lubang serta rendahnya efisiensi proses produksi. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan perancangan drilling jig fixture sebagai alat bantu pengeboran lubang flange agar lebih cepat dan akurat. Pembuatan drilling jig fixture harus mampu mengarahkan dan memposisikan mata bor dengan presisi pada titik penggeboran sehingga menghasilkan produk dengan ukuran yang sama. Selain itu, pembuatan jig fixture harus ekonomis serta mampu memperrsingkat waktu proses pengeboran. Untuk material yang digunakan diutamakan material yang mudah diperoleh seperti SS400. Rancangan drilling jig fixture yang dibahas dalam karya tulis ini adalah untuk proses pengeboran produk flange. Ukuran fixture untuk flange tersebut 303 mm x 400 mm x 500 mm. Penggunaan jig fixture ini mampu mempersingkat waktu pengeboran dari yang awalnya 21,67 menit menjadi 8,17 menit. Adapun estimasi untuk total biaya pembuatan fixture sebesar Rp 12.097.097. Dengan adanya fixture, total penghematan untuk 1000 produk perbulan sebesar Rp 6.436.000. Berdasarkan analisis biaya tersebut, titik Break Even Point (BEP) dicapai pada produksi produk ke-1879 dengan harga jual per produk Rp 17.807.
Tidak tersedia versi lain