Printed
Perancangan Fixture Untuk Perbaikan Proses Pada Produk Beam AUX RW dan LW
Proses pengeboran Operation Plan 3 (OP 3) pada produk Tru Beam Aux RW dan LW di PT Jabil Circuit Indonesia masih dilakukan secara semi manual menggunakan Manual Air Drill. Hal ini menimbulkan berbagai permasalahan, seperti rendahnya keselamatan kerja, inkonsistensi kualitas hasil pengeboran, dan tidak efisiennya waktu siklus produksi yang mencapai 302,87 menit per pasang. Untuk mengatasi hal tersebut, dirancang fixture baru yang memungkinkan integrasi proses OP 2D, OP 3A, dan OP 3C ke dalam satu siklus pada mesin CNC Mazak HCN 8800, dengan dukungan rotary table dan angle head. Metode perancangan mengikuti pendekatan dari Handbook of Jig and Fixture Design dengan tahapan analisis produk, proses, mesin, operator, serta perhitungan gaya dan biaya. Hasil perancangan menunjukkan bahwa fixture mampu memproses satu pasang produk RW dan LW dalam satu setup, mengurangi penggunaan tiga mesin menjadi satu, serta menghilangkan proses manual. Total waktu proses turun menjadi 279,8 menit, menghasilkan efisiensi waktu sebesar 7,6%. Biaya produksi per pasang berkurang dari Rp1.013.708,- menjadi Rp944.877,- dengan total penghematan tahunan sebesar Rp38.132.374,-. Titik impas (BEP) tercapai pada produksi ke-267 pasang. Dengan demikian, rancangan fixture ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi proses, menurunkan biaya produksi hingga 6,8%, serta mempercepat waktu siklus produksi sebesar 7,6%, yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas tahunan perusahaan.
Tidak tersedia versi lain