Printed
Perancangan Coran, Perancangan Dan Pembuatan Pola Suction MMO 32
Di antara upaya pemerintah dalam meningkatkan kemandirian pangan adalah mengoptimalisasi lahan pertanian dengan memanfaatkan air sungai dan irigasi melalui program pompanisasi. Namun, kebutuhan pompa di Indonesia masih bergantung pada produk impor. Sejalan dengan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 6 Tahun 2024 tentang pembatasan produk impor, maka industri dalam negeri memiliki kesempatan besar untuk memenuhi permintaan kebutuhan pompa air yang semakin besar. Salah satu pompa air yang digunakan dalam sektor pertanian adalah pompa sentrifugal MMO 32. Komponen utama pada pompa sentrifugal MMO 32 adalah Suction yang berfungsi sebagai jalur masuk fluida dari sistem perpipaan ke dalam impeller pompa. Meninjau tuntutan proses dan beban kerja yang diterima oleh komponen Suction, proses pembuatannya dilakukan melalui proses pengecoran logam dengan material Gray Cast Iron standar ASTM A48M Class 250B. Dalam pembuatan komponen Suction diperlukan adanya proses perancangan coran dan pola untuk menghasilkan produk coran yang sesuai dengan tuntutan kerja dan sesuai dengan standar ASTM A48M Class 250B. Metode penyelesaian yang dilakukan dimulai dengan studi literatur mengenai produk coran Suction MMO 32, dilanjutkan dengan proses perancangan coran, perancangan pola, dan proses pembuatan pola. Hasil perancangan coran Suction MMO 32 menghasilkan produk sound casting dibuktikan dengan simulasi Solidcast. Biaya rancangan coran dan pola mencakup waktu baku, tarif alat, material, dan upah pekerja, dengan total biaya sebesar Rp 588.252,-. Hasil pembuatan pola Suction MMO 32 tergolong pada kelas mutu H2 dengan jenis pola belahan berbahan kayu yang memakan waktu sebesar 66 jam 12 menit dengan biaya pembuatan pola sebesar Rp 3.222.366,- dan harga pokok produksinya sebesar Rp 4.060.181,-.
Tidak tersedia versi lain