Printed
Pembuatan Sistem Kendali Automated Guided Vehicle (AGV) Untuk Material Handling Di Bengkel Teknik Manufaktur
Implementasi teknologi, khususnya otomasi dan robotika, merupakan pilar penting dalam era Industri 4.0 yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Penelitian menunjukkan bahwa otomatisasi secara signifikan meningkatkan efisiensi hingga 30,5%, diikuti oleh IoT sebesar 27,6%. Salah satu inovasi utama dalam otomatisasi adalah penggunaan Automated Guided Vehicle (AGV) untuk penanganan material. Politeknik Manufaktur Bandung khususnya di jurusan Teknik Manufaktur, mencoba untuk mengikuti perkembangan teknologi digital ini sehingga dibuatlah AGV untuk bisa digunakan dalam lingkungan bengkel jurusan Teknik Manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem kendali AGV, menentukan daya motor yang dibutuhkan, dan menetapkan kapasitas baterai yang diperlukan. Komponen yang digunakan meliputi mikrokontroler Arduino Mega 2560, shield WiFi ESP-01 untuk konfigurasi IoT, sensor spesifik (TCRT5000 untuk line follower, HC-SR04 untuk jarak, LM393 untuk kecepatan motor), motor DC gearbox dengan driver BTS7960, serta aplikasi mobile Blynk untuk pemantauan dan kendali. Beban maksimum AGV ditetapkan sebesar 50 kilogram, dan tuning sistem kendali PID dilakukan secara eksperimental. Sistem kendali AGV berhasil dikembangkan dengan tiga mode operasional: line follower, joystick, dan wireless remote, yang mengintegrasikan sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) melalui aplikasi Blynk. AGV dapat bergerak dengan kecepatan 0,27 m/s. Kapasitas baterai total yang dibutuhkan oleh kedua motor DC adalah 76 watt. Dengan menggunakan dua buah baterai 12VDC 9Ah yang dirangkai secara seri untuk menghasilkan 24VDC, AGV dapat beroperasi selama 2,18 jam.
Tidak tersedia versi lain