Printed
Analisis Risiko dalam Transformasi Laboratorium CAD CAM CNC menjadi Digital Manufacturing dengan Pendekatan ISO 31000
Transformasi fungsi dan peran laboratorium CAD CAM CNC di Politeknik Manufaktur Bandung yang sekadar pembelajaran praktis dan pelatihan dasar, berkembang menjadi kelompok riset Digital Manufacturing merupakan langkah strategis untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 dalam bidang pengembangan teknologi dan pendidikan vokasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi potensi risiko dalam proses transformasi laboratorium serta merumuskan strategi mitigasi risiko yang sesuai berdasarkan klasifikasi risiko menggunakan pendekatan SNI ISO 31000:2018. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi terseleksi, dan wawancara semistruktur. Tahapan manajemen risiko yang mencakup penetapan konteks, penilaian risiko, evaluasi, dan perlakuan risiko. Penilaian dilakukan menggunakan matriks dampak dan kemungkinan (heatmap analysis) untuk mengklasifikasikan tingkat risiko. Hasil penelitian mengidentifikasi 25 risiko potensial dari enam faktor utama, dengan klasifikasi: 6 risiko ekstrem, 4 tinggi, 6 sedang, dan 9 rendah. Risiko tertinggi ditemukan pada faktor infrastruktur mesin, ketidaksesuaian perangkat, kekurangan SDM, serta tidak adanya roadmap transformasi. Perlakuan risiko yang diberikan terdiri atas terminate, treat, transfer, dan tolerate sesuai dengan tingkat urgensinya. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan ISO 31000:2018 dapat diterapkan secara efektif dalam merancang strategi mitigasi risiko transformasi laboratorium menuju kelompok riset yang adaptif dan berdaya saing tinggi. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi praktis bagi institusi pendidikan dalampengelolaan risiko transformasi fungsi laboratorium berbasis Digital Manufacturing.
Tidak tersedia versi lain