Printed
Optimasi Parameter Pemotongan CNC Milling untuk Mencapai Keausan Minimal pada Pahat Insert Carbide terhadap Material DIN 1.2311 dengan Metode Statistik
Keausan pahat bagian tepi merupakan salah satu permasalahan utama dalam proses pemesinan, khususnya pada mesin CNC milling, yang berdampak langsung terhadap umur pahat, efisiensi pemotongan, dan kualitas permukaan benda kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh parameter pemotongan terhadap keausan pahat insert carbide tipe Sandvik R245-12T3 M-PM 530 pada material DIN 1.2311 menggunakan mesin CNC milling tahun 2008 tipe DMTG XD-40A. Parameter yang diuji meliputi kecepatan potong (Velocity Cutting), laju pemakanan (Feed per Tooth), dan pola pemakanan (Toolpath). Metode Taguchi dengan rancangan Orthogonal Array L9 digunakan untuk menentukan kombinasi parameter optimal. Selanjutnya, analisis statistik ANOVA digunakan untuk mengukur kontribusi tiap faktor, dan koefisien determinasi (R) digunakan untuk mengevaluasi stabilitas model serta mendeteksi ketidakstabilan konstruksi pada bagian meja mesin CNC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan potong merupakan faktor paling dominan terhadap keausan pahat dengan kontribusi sebesar 75,54%, diikuti pola pemakanan sebesar 20,63%, dan feed/tooth sebesar 2,51%. Nilai keausan minimum sebesar 0,10575 mm diperoleh pada kombinasi parameter kecepatan potong 260 m/min, toolpath one way, dan feed/tooth 0,08 mm/rev. Nilai R sebesar 92,31% mengindikasikan bahwa model regresi dapat menjelaskan variasi keausan secara sangat baik, serta membantu dalam mengidentifikasi kemungkinan ketidakstabilan pada konstruksi meja mesin CNC yang sudah berumur.
Tidak tersedia versi lain