Printed
Perancangan Kandang Ayam Mini Closed House Semi Otomatis Dengan Sistem Pemasangan 3 Set Bertingkat
Tingginya tingkat konsumsi daging ayam broiler di Indonesia mencapai 2,1 miliar ton per tahun, dimana angka ini lebih tinggi dibandingkan sumber protein lainnya. Hal ini mendorong para peternak ayam broiler untuk menambahkan feed additive sebagi pemacu pertumbuhan ayam. Akan tetapi, hal ini dapat berdampak buruk pada kesehatan manusia yang mengonsumsinya, yaitu dapat menyebabkan menstruasi dini pada anak perempuan hingga resistensi terhadap mikroorganisme yang dapat menyulitkan penyembuhan dikemudian hari. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan dibuat rancangan kandang ayam mini closed house untuk meminilimasir konsumsi daging ayam broiler yang tidak sehat dengan cara beternak mandiri dengan konsep urban farming. Tahapan penelitian yang dilakukan menggunakan metodologi perancangan VDI 2206 yang dapat menghasilkan sistem yang terintegrasi dari domain mekanik, domain elektronik dan domain informatika sehingga kandang dapat beroperasi dengan otomatis. Penelitian ini menghasilkan rancangan kandang ayam mini dengan kapasitas maksimal 66 ekor dengan sistem pemasangan 3 set bertingkat untuk mengakomodir kebutuhan kapasitas yang lebih sedikit. Sistem otomatis diterapkan pada tiga aspek utama pengelolaan kandang yaitu pembersihan kotoran, pemberian pakan dan air minum serta kontrol lingkungan seperti suhu dan kelembaban. Otomatisasi ini dilengkapi dengan penggunaan sensor untuk mendeteksi gas amonia dari kotoran, sensor untuk mendeteksi suhu dan kelembaban serta sensor untuk mendeteksi keberadaan pakan. Dimensi akhir kandang yaitu 307,25 x 94,3 x 179.8 cm dengan berat 655 kg untuk kapasitas maksimal yang bersusun tiga tingkat.
Tidak tersedia versi lain