Printed
Perancangan Kit Konservasi Sepeda Listrik Untuk Jalan Menanjak
Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia meningkat pesat, terutama setelah diterbitkan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Sepeda listrik menjadi alternatif transportasi ramah lingkungan yang populer karena mobilitas dan ergonominya. Kit konversi menawarkan solusi ekonomis untuk mengubah sepeda konvensional menjadi listrik, namun penambahan bobot dan ruang pemasangan berisiko menurunkan performa khususnya di medan menanjak. Kit konversi biasanya terdiri dari komponen utama, seperti baterai, motor, kontroler, dan sistem kontrol kecepatan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konfigurasi sistem kit konversi yang optimal, dengan mempertimbangkan pemilihan komponen, sehingga mampu memberikan performa yang memadai pada kondisi jalan menanjak. Proses perancangan menggunakan software SolidWork, dan untuk metodenya menggunakan metode perancangan Karl T. Ulrich. Alur proses penelitian ini meliputi empat tahapan, yaitu planning, concept development, system-level design, dan detail design. Hasil analisis gaya, torsi, dan daya menunjukkan konfigurasi kit yang terpilih adalah motor mid drive 500 W, baterai lithium ion 36 V 10,5 Ah, dan sistem kendali berbasis pedal assist sensor (PAS). Sistem memerlukan daya maksimum 460,15 W pada tanjakan 15º dengan kecepatan 10 km/jam, dan baterai 378 Wh mendukung jarak tanjakan hingga 6 Km. Penempatan motor di bottom bracket memastikan distribusi beban seimbang serta efisiensi transmisi, sementara PAS meningkatkan respons sistem. Konfigurasi ini terbukti optimal untuk aplikasi jalan menanjak.
Tidak tersedia versi lain