Printed
Perancangan Steam Boiler Dengan Bahan Bakar RDF (Refused Derived Fuel) Skala UMKM
Pengolahan sampah di kota Bandung terbilang masih belum maksimal. Beberapa Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPS) di kota Bandung telah mengolah sampah menjadi bentuk Refuse Derived Fuel (RDF). RDF merupakan sampah yang dihancurkan menjadi ukuran yang seragam sekitar 2-10 mm, kemudian dikeringkan untuk mengurangi kadar airnya hingga dibawah 25%. Namun, pemanfaatan bahan bakar alternatif RDF masih belum banyak digunakan oleh berbagai industri. Saat ini, bahan bakar RDF dimanfaatkan sebagai sumber energi tambahan pendamping bahan bakar fosil batubara di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Selain itu, harga jual RDF berkisar Rp 300/Kg, nilai ini masih tergolong sangat murah. Dalam penelitian ini, Penulis membuat rancangan unit pemanas air atau boiler dengan jenis firetube sebagai upaya lanjutan dalam pengolahan sampah sekaligus penambahan jangkauan dalam pemanfaatan bahan bakar RDF. Metode yang digunakan dalam perancangan boiler ini adalah Metode Perancangan pengembangan produk dari Karl T. Ulrich. Selain itu, Boiler ini termasuk ke dalam bejana bertekanan. Bejana tekan umumnya menggunakan kaidah-kaidah yang telah diatur pada ASME (American Society of Mechanical Engineers) Code Section I Rules for Construction Power Boiler. Dari hasil Perancangan steam boiler, didapatka laju keluaran uap, yaitu 200 kg/jam, tekanan keluaran uap, yaitu 1,27 MPa, dan temperatur keluaran uap, yaitu 300°C.
Tidak tersedia versi lain