Printed
Sistem Monitoring Penggunaan Air Dengan Flowmeter Dan Lora Berbasis Scada Topkapi Pada Saluran Pipa Di POLMAN Bandung
Polman Bandung menghadapi tantangan signifikan dalam pengelolaan air akibat sistem manual dan meteran rusak, menyebabkan pemborosan serta minimnya data. Penelitian ini mengembangkan sistem monitoring dan pengendalian air berbasis SCADA TopKapi dengan teknologi LoRa untuk mencapai efisiensi, keandalan, dan pemantauan real-time. Metode Research and Development (R&D) digunakan untuk merancang dan mengimplementasikan ESP32, sensor flometer (YF-G1 dan Cyble), ultrasonik, pressure, relay, dan buzzer. Data dari tiga node dikirim via LoRa RFM95 ke gateay ESP32, lalu diteruskan ke broker MQTT dan MySQL di VPS, diakuisisi Kepare OPC Server, kemudian divisualisasikan pada SCADA TopKapi. Hasil pengujian menunjukkan akurasi tinggi sensor flometer YF-G1 (99,01% dengan MAPE 0,99%) dan ultrasonik (96,63% ±0,44 cm). Sensor pressure berhasil dikalibrasi linear. Relay dan buzzer berfungsi baik untuk kontrol dan peringatan. Komunikasi LoRa dari Node Rupantama berhasil hingga 102,03 meter (NLoS) dan Node AE stabil hingga 67,26 meter (area terbuka), meskipun terganggu penghalang logam. Pengiriman data ke MySQL dan SCADA berhasil, dengan pembacaan yang sesuai antara keduanya. Secara keseluruhan, berdasarkan akurasi pengukuran sensor, keberhasilan transmisi data jarak jauh, dan fungsionalitas pengendalian otomatis, sistem ini terbukti mampu menyediakan pemantauan real time yang andal dan berfungsi sangat efektif dalam keseluruhan operasional.
Tidak tersedia versi lain