Printed
Perancangan Conveyor Untuk Sorting Bibit Ikan Nila Berdasarkan Ukuran Panjang Menggunakan Sensor Pada Kolam Tambak Ikan UMKM Batriard Fish Farm Di Kabupaten Bandung
Indonesia memiliki potensi sumber daya perikanan yang melimpah. Pada tahun 2020, Provinsi Jawa Barat menghasilkan produksi ikan sebesar 250.543 ton. Salah satu UMKM di bidang perikanan di Kabupaten Bandung adalah Batriard Fish Farm. Berdasarkan hasil wawancara, UMKM ini membutuhkan alat untuk menghitung dan menyortir bibit ikan nila berdasarkan ukuran secara otomatis. Bibit ikan yang akan disortir berjumlah 500.000 ekor dengan rentang panjang 30-50 mm dan berat 7-20 gram. Alat ini harus beroperasi dengan daya listrik 1.300 VA, waktu penyortiran kurang dari 16 jam (lebih cepat daripada manual), dan menjaga ikan tetap hidup. Menggunakan metode VDI 2222, dibuatkan rancangan dengan tahapan merencana, mengkonsep, merancang, dan penyelesaian. Pada tahapan merencana dilakukan pengumpulan informasi untuk spesifikasi utama berdasarkan hasil wawancara. Setelah tahapan merencana diselesaikan, dilaklukan tahapan mengkonsep dengan membuat tiga variasi konsep. Setelah tiga variasi konsep didapatkan, dilakukan penilaian antar variasi konsep, variasi konsep dengan nilai tertinggi akan dipilih untuk dilanjutkan menuju proses perancangan. Variasi konsep sistem conveyor yang terpilih dapat mensortir bibit ikan dalam keadaan hidup dengan waktu 87 milisekon mulai dari input hingga penyortiran, menggunakan sumber listrik sebesar 68 W, dan lengan penyortir memerlukan tenaga sebesar 0.1 N agar menjaga bibit ikan dalam keadaan hidup.
Tidak tersedia versi lain