Printed
Reverse Engineering Pada Mesin Braiding Konvensional
Mesin braiding konvensional merupakan salah satu perangkat penting dalam industri tekstil yang digunakan untuk menganyam benang menjadi struktur jalinan dengan pola tertentu. Namun, sebagian besar mesin braiding yang beredar di Indonesia merupakan mesin impor lama yang tidak memiliki dokumentasi teknis lengkap, sehingga menyulitkan proses perawatan, penggantian, maupun produksi ulang. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan reverse engineering terhadap komponen non sntandar mesin braiding tipe maypole konvensional guna memperoleh kembali data teknis serta mendukung proses perancangan ulang dan replikasi. Metode yang digunakan meliputi pembongkaran, pengukuran manual menggunakan alat ukur konvensional, pembuatan model 3D dengan perangkat lunak CAD, serta modifikasi desain pada beberapa komponen non-standar agar lebih efisien dalam proses produksi. Hasil dari proses ini adalah penyusunan dokumentasi teknik yang lengkap, termasuk gambar kerja dan model CAD sebagai acuan produksi serta pengembangan lebih lanjut. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dalam mendukung kemandirian industri manufaktur lokal, khususnya dalam pengembangan dan peremajaan mesin-mesin tekstil berbasis teknologi rekayasa balik.
Tidak tersedia versi lain