Printed
Rancang Bangun Mesin Produksi Pupuk Organik Cair Untuk Penerapan Metode Fermentasi ASEM-7 (Accountable Sellective Effective Microorganism)
Pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia yang pesat meningkatkan volume sampah, terutama sisa makanan, yang berpotensi diolah menjadi pupuk organik cair (POC) untuk menjaga kesehatan tanah dan tanaman. Namun, produksi POC di Indonesia sering tidak memenuhi standar kualitas, sehingga efektivitas pertanian menurun dan bahkan dapat merusak lahan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun mesin produksi POC semi-otomatis berbasis metode fermentasi ASEM-7 (Accountable Selective Effective Microorganism) guna mempercepat pertumbuhan mikroorganisme pada saat fermentasi, memperbaiki mutu pupuk, dan meningkatkan efisiensi produksi. Proses perancangan menggunakan metode VDI 2222, dimulai dari observasi proses manual, wawancara mitra, dan penyusunan daftar tuntutan, dilanjutkan evaluasi teknis-ekonomis alternatif konsep menggunakan metode VDI 2225. Desain terpilih diwujudkan melalui pembuatan sketsa, pemodelan 3D, serta perhitungan kekuatan material dan komponen. Hasil rancangan dituangkan dalam gambar kerja untuk fabrikasi prototipe. Perbandingan dengan metode manual menunjukkan mesin mampu meningkatkan kapasitas produksi dari 100 liter menjadi 200 liter, mengurangi waktu produksi dari 4-6 bulan menjadi 2 bulan, mengurangi bau disebabkan proses fermentasi, dan menghasilkan pupuk organik cair yang memiliki kualitas yang sesuai standar. Uji teknis menunjukkan semua komponen memenuhi faktor tuntutan yang diinginkan mitra, sedangkan simulasi mendukung ketahanan desain terhadap beban kerja dan kemampuan pengadukan. Hasil dari mesin POC ini mampu meningkatkan kuantitas produksi dan layak secara teknis untuk diaplikasikan pada skala UMKM, sekaligus memberikan solusi nyata dalam pengolahan limbah organik menjadi produk bernilai tambah dan ramah lingkungan.
Tidak tersedia versi lain