Printed
Perancangan Combine Harvester Padi Berukuran Kompak Dan Berbiaya Rendah Untuk Meningkatkan Produktivitas Petani Skala Kecil
Petani skala kecil di Desa Haurwangi, Kabupaten Cianjur, menghadapi tantangan dalam kegiatan panen padi akibat terbatasnya akses terhadap alat mesin pertanian modern. Kendala utama meliputi kondisi lahan yang sempit, tingginya biaya investasi alat pertanian, dan kesulitan pengoperasian mesin yang tersedia. Akibatnya, proses panen masih dilakukan secara manual yang memerlukan banyak tenaga kerja, waktu, serta menyebabkan potensi kehilangan hasil panen. Penelitian ini bertujuan merancang mesin combine harvester berukuran kecil yang sesuai dengan karakteristik lahan dan kemampuan petani lokal. Tujuan utamanya adalah menghasilkan mesin panen yang kompak, mudah dioperasikan, dan memiliki biaya produksi rendah agar terjangkau oleh petani secara individu maupun melalui kelompok tani. Metode perancangan yang digunakan adalah VDI 2222 (Verein Deutscher Ingenieure), yaitu metode sistematik dalam pengembangan produk teknik. Mesin dirancang dengan pisau pemotong bergerigi untuk efisiensi pemotongan, sistem perontokan dalam drum, serta ayakan dan blower untuk memisahkan gabah dari jerami dan sekam. Dimensi mesin adalah 1,5 x 1,5 x 1 meter dengan pengoperasian manual menggunakan roda dorong. Hasil rancangan menunjukkan bahwa biaya produksi dapat ditekan hingga di bawah Rp25 juta. Berdasarkan hasil perhitungan, waktu panen untuk lahan seluas 0,5 hektar dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 6 jam dengan mesin ini.
Tidak tersedia versi lain