Printed
Rancang Bangun Mesin Pemisah Kulit Sorgum Kapasitas 100KG/Jam
Indonesia menghadapi tantangan ketahanan pangan akibat ketergantungan tinggi pada beras yang produksinya menurun, sementara kebutuhan pangan terus meningkat seiring pertumbuhan populasi. Sorgum sebagai alternatif sumber karbohidrat memiliki potensi untuk mendukung diversifikasi pangan nasional. Namun, tingginya kandungan tanin pada kulit sorgum menjadi kendala utama dalam pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan mesin pemisah kulit sorgum dengan kapasitas 100 kg/jam. Metode yang digunakan meliputi perancangan berdasarkan VDI 2222 dan evaluasi alternatif desain dengan VDI 2225. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada waktu sosoh 1 menit dan 1,5 menit secara berturut-turut menghasilkan kapasitas mesin mencapai 163,3 kg/jam dengan rendemen 90,7% dan 104,3 kg/jam dengan rendemen 86,9%, namun ketika waktu sosoh ditingkatkan hingga 2 menit, kapasitas menurun menjadi 65,6 kg/jam dan rendemen turun menjadi 85,6%. Persentase biji tersosoh sebesar 62,58% masih di bawah tuntutan yang seharusnya lebih dari 80%, dan biji pecah sebesar 25,24% melebihi batas tuntutan maksimal 10%, sedangkan persentase biji tidak tersosoh sebesar 8,03% sudah memenuhi tuntutan yang kurang dari 10%. Selain itu, kandungan tanin pada biji sorgum sebelum proses sebesar 0,39% berhasil diturunkan menjadi 0,09% setelah proses penyosohan, hal ini menunjukkan efektivitas mesin dalam menurunkan kadar tanin.
Tidak tersedia versi lain