Printed
Perancangan Sistem Preventive Maintenance Untuk Meningkatkan Performa Dan Keandalan Peralatan Pengecoran Logam Pada Sektor Finshing Dan Sektor Umum Di PT. Putra Bungsu Makmur
Pada proyek akhir ini membahas mengenai perancangan sistem preventive maintenance pengecoran logam untuk sektor finishing dan sektor umum, khususnya untuk mesin shot blasting dan alat crane & girder di PT. Putra Bungsu Makmur (PBM). Saat ini PT. PBM masih menggunakan sistem perawatan mesin yang hanya dilakukan setelah terjadi kerusakan, sehingga sering mengalami downtime dan biaya perbaikan yang tinggi. Selain itu minimnya dokumentasi pemeliharaan yang dapat berisiko menimbulkan kerusakan berulang. Untuk mengatasi masalah ini, maka akan dikembangkan sistem preventive maintenance. Metode yang dilakukan dalam perancangan sistem preventive maintenance sesuai ISMO dan TPM. Penetapan interval pemeliharaan dalam proyek akhir ini dilakukan dengan mengkaji data kerusakan mesin dan wawancara bersama teknisi maintenance juga operator produksi. Perancangan sistem PM sesuai ISMO, pertama perlu diketahui terlebih dahulu nilai kerumitan mesin yang bersumber dari dimensi, kapasitas mesin dan parameter lainnya. Nilai kerumitan ini dan penggunaan mesin akan menentukan siklus pemeliharaan setiap mesin yang selanjutnya akan menjadi acuan dalam penjadwalan PM tahun 2026 dan 2027. Nilai kerumitan mesin juga menjadi faktor penting dalam menentukan jumlah tenaga kerja serta estimasi biaya tenaga kerja yang diperlukan. Dari hasil perhitungan, maka dibandingkan nilai availability mesin. Untuk nilai availability mesin shot blasting sebelum adanya PM didapatkan sebesar 95% dan alat crane & girder sebesar 89%. Namun ketika proyeksi PM di implementasikan untuk tahun 2026 perkiraan nilai availability mesin shot blasting turun 10% menjadi 85% dan untuk alat crane & girder naik 4% menjadi 93%. Hal ini karena waktu pemeliharaan setiap peralatan berbeda-beda yang turut berdampak terhadap nilai yang dicapai. Sistem yang di hasilkan dari perancangan PM ini juga meliputi jadwal pemeliharaan, serta dokumen pemeliharaan sebagai pendukung pelaksanaan PM. Dengan adanya sistem preventive maintenance ini diharapkan PT. Putra Bungsu Makmur dapat menjamin kelangsungan produksi dan mengurangi risiko kegagalan mesin yang tidak terduga.
Tidak tersedia versi lain