Printed
Finalisasi Pembuatan Test Bar Between Centre Mesin Bubut 800 MM Dan 1000 MM Di Lab. Produksi Mesin Dan Perkakas
Test bar merupakan alat bantu kalibrasi presisi yang berfungsi untuk mengetahui kesejajaran serta ketelitian geometri pada mesin bubut. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan finalisasi dan menguji test bar between centre dengan panjang 800 mm dan 1000 mm guna menilai kualitas geometri mesin melalui pengukuran kesejajaran gerakan pembawa terhadap pusat senter mesin pada sumbu horizontal dan vertikal. Proses pembuatan dilakukan di Workshop Jurusan Teknik Manufaktur Polman Bandung dan di PT Budikarya Teknik untuk proses finishing gerinda silinder, mengacu pada standar ISO 230-1 serta pengujian pada formulir kalibrasi mesin yang digunakan oleh UPA-P3 Polman Bandung. Material yang digunakan dalam pembuatan test bar ini yaitu material AISI 316, dipilih dikarenakan memiliki tingkat molybdenum dan nikel yang tinggi, yang mana kandungan tersebut memiliki tingkat ketahanan korosi yang baik. Progres pembuatan test bar between centre 800 mm ini telah sampai pada proses pembubutan dari raw material hingga diameter 81,3 mm, sehingga proses selanjutnya yaitu melakukan finalisasi test bar 800 mm yang mencakup proses pembuatan end plug test bar, pengeboran, penggerindaan silinder, dan pengukuran. Sementara pada test bar 1000 mm progres yang telah dilakukan adalah proses pembubutan benda kerja hingga diameter 80 mm, pengeboran, dan pembuatan end plug test bar sehingga, proses selanjutnya mencakup perbaikan lubang senter test bar, penggerindaan silinder dan pengukuran. Pengujian ketelitian geometri, khususnya parameter kesilindrisan, dilakukan dengan menggunakan mesin Coordinate Measuring Machine (CMM), serta diuji pada mesin bubut Grazioli Dania 245 untuk menilai keselarasan gerak. Berdasarkan hasil pengujian, test bar 800 mm memiliki nilai kesilindrisan 0,013 mm sehingga melampaui batas toleransi standar. Sementara itu, test bar 1000 mm memperoleh nilai kesilindrisan 0,004 mm, yang masih berada dalam batas toleransi dan dianggap sesuai standar. Serta hasil pengukuran kesatusumbuan antara lubang senter terhadap main test bar 800 mm mendapatkan nilai pada Cone 2 sebesar 0,029 dan 0,045 pada Cone 5. Sementara itu pada test bar 1000 mm mendapatkan nilai pada Cone 5 sebesar 0,028 dan 0,040 pada Cone 6. Standar kesatusumbuan yang digunakan yaitu menggunakan kesumbuan mesin Grazioli Dania 245 yaitu 0,010 mm.
Tidak tersedia versi lain