Printed
Perancangan Mesin Fermentasi Kopi Kapasitas 100 Kg dengan Metode VDI 2222 untuk Mendukung Hilirisasi Pertanian Jawa Barat
Pengolahan biji kopi adalah proses yang paling penting dalam menghasilkan biji kopi berkualitas. Salah satu proses yang menentukan dalam menghasilkan rasa adalah proses fermentasi kopi. Proses fermentasi saat ini biasanya dilakukan dalam sebuah plastik besar yang diikat kuat kedap udara. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan waktu terjadinya pertumbuhan bakteri sehingga menghasilkan profil rasa baru pada kopi. Tetapi, penggunaan plastik pada proses fermentasi sangatlah kurang optimal, hal tersebut dikarenakan karakter plastik yang tipis mengakibatkan suhu pada proses fermentasi sulit untuk diatur. Suhu yang melebihi 40°C akan menyebabkan proses fermentasi berjalan semakin cepat, sehingga mengakibatkan hasil kopi berasa lebih asam. Selain itu, penggunaan kantong plastik beresiko mengalami kebocoran yang dapat menyebabkan proses fermentasi gagal. Dengan dilakukannya proses perancangan alat fermentasi kopi yang berpedoman pada konsep perancangan VDI 2222 akan menghasilkan rancangan alat fermentasi yang dapat menjaga suhu proses fermentasi dengan baik. Alat fermentasi kopi ini dirancang untuk tahan terhadap tekanan proses fermentasi sebesar 0.5 MPa, berkapasitas maksimum 100 kg ceri kopi, dilengkapi dengan sistem pengaduk otomatis dan menggunakan material stainless steel sebagai material standar untuk makanan dan tahan terhadap korosi. Alat fermentasi kopi ini akan dilengkapi dengan berbagai macam sensor diantaranya, sensor pengukur tekanan yang dapat berjalan secara otomatis untuk menghindari terjadinya ledakan, sensor pengukur suhu sebagai indikator proses fermentasi. Dengan dilakukannya perancangan alat fermentasi kopi diharapkan industri pengolahan kopi dapat terus berkembang dan kopi indonesia dapat bersaing dengan kopi dunia.
Tidak tersedia versi lain