Printed
Rancang Bangun Alat Uji Puntir Konvensional Untuk Pengujian Modulus Puntir
Alat uji puntir merupakan salah satu perangkat penting dalam praktikum pengujian material untuk menentukan sifat mekanik suatu material terhadap gaya puntir. Di laboratorium Jurusan Design Engineering (DE) Politeknik Manufaktur Bandung, keterbatasan jumlah alat uji puntir menyebabkan kendala dalam pelaksanaan praktikum mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat uji puntir konvensional sebagai solusi atas keterbatasan tersebut. Proses perancangan menggunakan metode VDI 2222, yang mencakup tahapan merencana, mengonsep, merancang, dan menyelesaikan. Dalam proses pengembangan alat, dilakukan evaluasi konsep dan layout berdasarkan aspek teknis dan ekonomis untuk memperoleh desain yang optimal. Alat ini menggunakan sistem pembebanan manual dengan beban gantung dan dial gauge sebagai alat ukur sudut puntir. Hasil validasi desain menggunakan software CAE menunjukan kontruksi alat mampu menahan beban uji maksimal sebesar 35,87 N, dengan defleksi maksimum pada tuas beban sebesar 0,068 mm, serta ketelitian pengukuran yang akurasinya tinggi. Komponen poros penghubung yang berfungsi sebagai mengunci gaya puntir dapat mengalami patah, melalui metode CAE didapat tegangan sebesar 208,338 MPa, dengan batas aman material AISI 1045 yaitu 530 MPa sehingga poros penghubung memiliki safety factor 2,5 sesuai kebutuhan pembeban uji.
Tidak tersedia versi lain