Printed
Perancangan Mesin Pengolah Tepung Sorgum dan Tepung Singkong Menjadi Granular Menyerupai Beras dengan Kapasitas 100 Kg/Hari
Ketergantungan Indonesia terhadap beras sebagai makanan pokok dapat menimbulkan risiko terhadap ketahanan pangan nasional, terutama saat terjadi kenaikan harga dan meningkatnya jumlah impor. Untuk mengurangi ketergantungan tersebut, sorgum dan singkong dipilih sebagai bahan pangan lokal alternatif yang berpotensi menggantikan beras. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun mesin yang mampu mengolah tepung sorgum serta tepung singkong menjadi butiran granular menyerupai beras, dengan kapasitas produksi 100 kg/hari. Perancangan dilakukan menggunakan metode VDI 2222, yang meliputi tahapan perencanaan, pengembangan konsep, perancangan teknis, hingga penyusunan dokumentasi. Mesin ini dirancang dengan beberapa komponen utama, yaitu motor induksi AC, gearbox WPA, screw extruder, dan pemanas untuk mengurangi kadar air pada produk. Hasil pengujian awal menunjukkan bahwa mesin belum mampu mencapai kapasitas produksi yang direncanakan karena kecepatan putaran screw extruder terlalu rendah. Berdasarkan hasil tersebut, dilakukan analisis dan perhitungan ulang untuk perbaikan desain. Hasil analisis ini diharapkan dapat digunakan sebagai dasar penyempurnaan mesin pada tahap berikutnya, serta mendukung program diversifikasi pangan nasional dengan memanfaatkan bahan baku lokal.
Tidak tersedia versi lain