Printed
Analisis Kegagalan Proses Produksi Universal Between Center Test Bar dengan Pendekatan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis)
Kualitas produk merupakan faktor penting dalam menjaga daya saing industri manufaktur. Salah satu upaya yang dilakukan, dengan memastikan bahwa proses pemesinan memiliki tingkat ketelitian, kepresisian, dan konsistensi yang memadai. Proses pemesinan yang terstandarisasi akan mendukung akurasi produk, termasuk pada komponen penting seperti test bar. Test bar berfungsi sebagai alat kalibrasi mesin bubut dalam menjamin kesejajaran antara headstock dan tailstock. Test bar dengan karakteristik geometris yang presisi akan memastikan hasil kalibrasi yang akurat, sehingga berdampak langsung pada kualitas produk akhir. Dengan fungsi yang sangat penting tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kegagalan dalam proses produksi test bar menggunakan pendekatan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi jenis potensi kegagalan, mengevaluasi tingkat risiko berdasarkan parameter Severity, Occurrence, dan Detection, serta menetapkan prioritas tindakan perbaikan melalui Action Priority. Selain itu, dikembangkan rancangan expert system yang memberikan rekomendasi penanganan dan pencegahan terhadap potensi kegagalan pada setiap proses produksi. Berdasarkan Action Priority, hasilnya menunjukkan adanya kegagalan prioritas berupa run out melebihi toleransi, taper, dan circularity error.
Tidak tersedia versi lain