Printed
Analisis Pengaruh Ergonomi Lingkungan Kerja Berdasarkan Tingkat Pencahayaan, Temperatur, dan Kebisingan Terhadap Produktivitas Mahasiswa di Laboratorium Fabrikasi dan Perlakuan Panas di Polman Bandung
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pencahayaan, suhu ruangan, dan tingkat kebisingan terhadap produktivitas mahasiswa dalam menjalankan praktikum pengelasan di Laboratorium Las Lstrik dan Laboratorium Las Gas Politeknik Manufaktur Bandung. Lingkungan kerja pada praktikum tersebut memiliki karakteristik pencahayaan buatan dan alami, suhu ruangan yang cenderung tinggi, dan tingkat kebisingan yang cukup tinggi akibat dari aktivitas pengelasan dan komunikasi makasiswa di lingkungan kerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui observasi ke Laboratorium Las Listrik dan Laboratorium Las Gas dengan pengukuran langsung pada kondisi lingkungan kerja menggunakan lux meter, termometer ruangan, dan sound level meter. Produktivitas diukur berdasarkan penilaian terhadap benda kerja dengan kriteria penilaian mencakup kestabilan las, kecepatan las, pengaturan ampere/api, dan ketinggian hasil las. Hasil analisis korelasi dan regresi menunjukkan bahwa suhu ruangan dan tingkat kebisingan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penilaian produktivitas, terutama kriteria penilaian pada kestabilan las dan pengaturan ampere/api. Tetapi tingkat pencahayaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penilaian produktivitas maupun kriteria-kriteria penilaiannya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya pengendalian kondisi lingkungan kerja terutama pada tingkat pencahayaan, suhu ruangan, dan tingkat kebisingan untuk mendukung hasil kerja yang optimal.
Tidak tersedia versi lain