Printed
Peningkatan Kinerja Mesin Pembuat Pelet Kayu (Pelletizing) Melalui Penggunaan Roller Konus
Pemanfaatan biopelet sebagai sumber energi terbarukan meningkatkan kebutuhan akan mesin pembuat pelet kayu yang mampu menghasilkan pelet dengan kualitas mekanik yang baik dan konsisten. Kinerja proses peletisasi sangat dipengaruhi oleh sistem pemadatan, khususnya interaksi antara roller dan die. Pada mesin pembuat pelet kayu, penggunaan roller lurus menyebabkan perbedaan kecepatan tangensial yang signifikan antara sisi dalam dan sisi luar roller, sehingga berpotensi menimbulkan fenomena selip yang menurunkan efektivitas penarikan dan pemadatan material ke dalam lubang die. Penelitian ini bertujuan untuk merekayasa roller lurus menjadi roller konus, memastikan keakuratan geometri dan dimensi roller konus agar dapat terakit dengan baik, serta memverifikasi keberfungsian roller konus dibandingkan roller lurus. Metodologi penelitian mengacu pada metode perancangan VDI 2222 yang meliputi tahap perencanaan, konseptualisasi, perancangan detail, hingga realisasi produk. Roller konus berhasil direalisasikan dengan diameter sisi dalam 76 mm, diameter sisi luar 140 mm, dan sudut kemiringan 23,58°. Secara teoritis, desain roller konus diharapkan menghasilkan kecepatan permukaan yang lebih seragam sehingga dapat mengurangi potensi selip selama proses peletisasi. Namun, hasil pengujian menunjukkan bahwa pelet yang dihasilkan belum memenuhi standar SNI 8951:2020 karena masih bersifat rapuh dan kurang padat, yang dipengaruhi oleh massa roller yang relatif rendah dan kecepatan putar driver shaft aktual yang belum sesuai dengan kebutuhan perhitungan. Meskipun demikian, roller konus memiliki potensi untuk meningkatkan kinerja proses peletisasi apabila dilakukan penyempurnaan desain mekanik dan pengaturan parameter operasi.
Kata kunci: Roller Konus, Peletisasi, Pelet Kayu, Flat Die, Mesin Biopelet, VDI 2222
Tidak tersedia versi lain