Text
Pengaruh Kandungan Krom dan Kekasaran Permukaan Terhadap Pembentukan Lapisan Senyawa Nitrida dan Distribusi Kekerasan Material dalam Proses Gas Soft Nitriding
Dalam aplikasinya, komponen logam yang terbuat dari baja perkakas dituntut untuk memiliki ketahanan aus dan ketahanan lelah yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan proses tambahan seperti perlakuan panas untuk meningkatkan sifat mekanik material tersebut melalui modifikasi mikrostruktur, dan salah satunya dengan nitriding. Beberapa parameter yang mempengaruhi proses nitriding antara lain yakni waktu, temperatur, tekanan, dan komposisi gas. Selain itu, terdapat faktor lainnya yang memiliki dampak signifikan yakni kandungan kromium dan kekasaran permukaan material. Untuk mempelajari hubungan tersebut, penelitian ini dilakukan menggunakan 3 jenis material dengan kandungan krom yang berbeda yakni SCM440 (1,07% Cr), SKD (5,07% Cr), dan DIN 1.2316 (15,78% Cr). Setiap jenis material dipotong menjadi 3 sampel lalu digerinda dimana masing-masing permukaan sampel memiliki nilai Ra yaitu 0,03 – 0,05 µm (N1), 0,2 – 0,4 µm (N4), dan 1,6 – 3,2 µm (N7). Sampel lalu diproses melalui Gas Soft Nitriding (GSN) selama 3,5 jam pada temperatur 500-530oC dan tekanan gas sebesar 6 bar. Sampel kemudian dikarakterisasi dengan uji kekasaran permukaan dengan profilometer, uji kekerasan mikro vickers, pengamatan mikrostruktur serta uji komposisi kimia dengan SEM-EDS, dan analisis fasa yang terbentuk menggunakan XRD. Dengan memanfaatkan layanan perlakuan panas dan material baja perkakas yang tersedia di PT. Astra Daido Steel Indonesia, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kandungan krom dan kekasaran permukaan terhadap pembentukan lapisan senyawa nitirida dan distribusi kekerasan material setelah proses nitriding. Analisis dalam penelitian ini menggunakan 2 pendekatan ilmiah baik secara eksperimental maupun termodinamika.
Kata Kunci: Gas nitriding, lapisan senyawa nitrida, distribusi kekerasan, kandungan kromium, kekasaran permukaan.
Tidak tersedia versi lain