Text
Analisis Pengaruh Variasi Persentase Resin furan Terhadap Kekerasan Dry chemical sand di PT. Geteka Founindo
Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi resin furan terhadap karakteristik dry chemical sand, kekuatan cetakan, dan kualitas permukaan coran volute casing EN 50-2502 berbahan FC250 di PT. Geteka Founindo. Variasi resin yang digunakan adalah 0,7%, 0,8%, dan 0,9% dengan katalis tetap 40% dari berat resin. Pengujian meliputi moisture content, LOI, AFS-GFN, compressibility, scratch hardness, spektrometer FC250, serta pengamatan permukaan menggunakan JIS B 0659. Hasil menunjukkan AFS-GFN sebesar 19,430, moisture content 0,055 g atau 0,11%, dan LOI 2,16 g atau 4,32%. Pada curing 24 jam, resin 0,9% menghasilkan compressibility tertinggi sebesar 5,30 MPa. Resin 0,8% dan 0,9% memiliki kedalaman gores terbaik sebesar 1,7 mm. Namun, resin 0,7% menghasilkan permukaan lebih halus, yaitu 70-S sampai 100-S. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan resin memperkuat mold, tetapi tidak selalu memperhalus permukaan coran. Resin optimum dipilih sesuai prioritas, yaitu kekuatan cetakan atau kualitas permukaan coran, dengan tetap mempertimbangkan efisiensi penggunaan resin pada proses produksi di industri.
Kata kunci: resin furan, dry chemical sand, pasir reclaim, compressibility, scratch hardness, FC250, JIS B0659.
Kata Kunci: resin furan, dry chemical sand, pasir reclaim, compressibility, scratch hardness, FC250, JIS B0659.
Tidak tersedia versi lain