Text
Evaluasi Ergonomi Mesin CNC Milling Trainer KHD 40 E Menggunakan Metode Quick Exposure Checklist (QEC) dan Ovako Work Posture Analysis System (OWAS) Sebagai Dasar Penyusunan Rekomendasi Desain Ergonomis
Perkembangan teknologi permesinan berbasis Computer Numerically Controlled (CNC) meningkatkan efektivitas proses produksi, namun pengoperasian mesin yang tidak didukung dengan kondisi kerja ergonomis dapat menimbulkan risiko musculoskeletal disorders (MSDs) pada operator. Penelitian ini dilakukan pada mesin CNC Milling Trainer KHD 40 E di Politeknik Manufaktur Bandung untuk mengevaluasi tingkat risiko ergonomi operator saat mengoperasikan mesin. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Quick Exposure Checklist (QEC), Ovako Work Posture Analysis System (OWAS), serta pendekatan antropometri. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner QEC dan dokumentasi postur kerja operator menggunakan metode OWAS terhadap 15 responden yaitu mahasiswa. Hasil evaluasi QEC menunjukkan rata-rata exposure score sebesar 116,27 dengan rata-rata exposure level sebesar 72% yang termasuk dalam kategori risiko tinggi. Sementara itu, hasil evaluasi OWAS menunjukkan bahwa 93,33% operator berada pada kategori skor 2 yang memerlukan tindakan perbaikan di masa mendatang, sedangkan 6,67% operator berada pada kategori skor 3 yang mengindikasikan bahwa postur kerja operator memerlukan tindakan perbaikan. Hasil observasi menunjukkan operator cenderung bekerja dengan posisi membungkuk dan menjangkau area kerja mesin terlalu ke dalam saat melakukan proses setting tool. Analisis antropometri menggunakan data tinggi tubuh, tinggi siku berdiri, dan jangkauan tangan ke depan menunjukkan bahwa dimensi area kerja mesin masih belum sesuai dengan karakteristik tubuh operator, sehingga diperlukan penambahan tinggi area mesin sekitar 183,63 cm dan penyesuaian tinggi worktable sebesar 92,75–97,75 cm. Penyesuaian ergonomis ini bertujuan untuk meminimalkan risiko keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) serta meningkatkan kenyamanan operator saat bekerja.
Kata Kunci: Ergonomi, Musculoskeletal Disorders (MSDs), Antropometri, CNC Milling Trainer KHD 40 E.
Tidak tersedia versi lain