0,05), yang menyimpulkan tidak terdapat perbedaan signifikan secara statistik pada produktivitas FAIR sebelum dan sesudah penerapan APQP, meskipun secara deskriptif median meningkat menjadi 25 dokumen per bulan. Hasil peramalan SMA memproyeksikan produktivitas stabil pada angka 30,33 dokumen per bulan dengan nilai MAPE sebesar 25,18% (kategori layak). Hasil ini menunjukan bahwa keberlanjutan alur kerja APQP yang dikombinasikan dengan perbaikan sistemik berpotensi menjaga produktivitas FAIR mencapai target perusahaan sehingga Hipotesis Nol (H_0) diterima. Kata kunci: Advanced Product Quality Planning (APQP), First Article Inspection Report (FAIR), Fishbone Diagram, Uji Mann-Whitney, Simple Moving Average." />
Text
Analisis Hasil Implementasi Metode APQP Menggunakan Man Whitney dan Simple Moving Average pada PT ABC
PT ABC menghadapi kendala ketidaktercapaian target bulanan penyusunan First Article Inspection Report (FAIR) sebesar minimal 30 dokumen per bulan yang berdampak pada kelancaran operasional manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akar penyebab ketidaktercapaian target, mengevaluasi signifikansi dampak implementasi metode Advanced Product Quality Planning (APQP) terhadap produktivitas FAIR, serta memproyeksikan produktivitas pengerjaan FAIR pada periode mendatang. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mix-method). Akar masalah diidentifikasi melalui Fishbone Diagram berbasis 6M. Perbedaan produktivitas sebelum (n=24, median = 20) dan sesudah (n=6, median = 25) implementasi APQP di uji menggunakan metode non-parametrik Mann-Whitney. Selanjutnya, proyeksi produktivitas 6 periode ke depan (Juli–Desember 2026) dianalisis menggunakan Simple Moving Average (SMA) dan dievaluasi dengan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil Fishbone Diagram menunjukkan bahwa hambatan utama terletak pada aspek Metode (Method), yaitu lemahnya koordinasi antardivisi, birokrasi persetujuan berjenjang yang belum terdigitalisasi, dan penginputan data manual berbasis spreadsheet. Hasil uji Mann-Whitney menghasilkan nilai W=336,00 dengan p"-value"=0,065 (>0,05), yang menyimpulkan tidak terdapat perbedaan signifikan secara statistik pada produktivitas FAIR sebelum dan sesudah penerapan APQP, meskipun secara deskriptif median meningkat menjadi 25 dokumen per bulan. Hasil peramalan SMA memproyeksikan produktivitas stabil pada angka 30,33 dokumen per bulan dengan nilai MAPE sebesar 25,18% (kategori layak). Hasil ini menunjukan bahwa keberlanjutan alur kerja APQP yang dikombinasikan dengan perbaikan sistemik berpotensi menjaga produktivitas FAIR mencapai target perusahaan sehingga Hipotesis Nol (H_0) diterima.
Kata kunci: Advanced Product Quality Planning (APQP), First Article Inspection Report (FAIR), Fishbone Diagram, Uji Mann-Whitney, Simple Moving Average.
Tidak tersedia versi lain