Text
Analisis Pengaruh Glukosa sebagai Agen Pereduksi terhadap Efisiensi Recovery Litium dari Limbah Litium-Ion Batteries melalui Hydometallurgy dengan Pelindian Asam Sitrat
Peningkatan penggunaan Lithium-Ion Batteries (LIBs) untuk perangkat elektronik, kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi secara linier meningkatkan limbah baterai yang didalamnya mengandung logam berharga litium, nikel, mangan dan kobalt. Proses daur ulang LIBs umumnya menggunakan metode hidrometalurgi dikarenakan memiliki efisiensi recovery yang tinggi, namun masih menggunakan asam anorganik yang kuat serta hidrogen peroksida sebagai agen pereduksi yang dinilai tidak stabil serta mampu menimbulkan dampak pada lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan glukosa sebagai agen pereduksi terhadap efisiensi recovery litium dari katoda NMC622 melalui pelindian dengan menggunakan asam sitrat. Penelitian ini dilakukan dengan kombinasi variasi konsentrasi asam sitrat pada 1M, 1,5M, dan 2M dengan variasi persentase glukosa pada 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40% terhadap massa katoda yang digunakan. Proses pelindian dilakukan pada temperatur 80oC selama 120 menit dengan rasio solid/liquid adalah 50g/L. Filtrat hasil pelindian dianalisis dengan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS), sedangkan produk padatan dianalisis menggunakan Scanning Electron Microscopy-Energy Dispersive Spectroscopy (SEM-EDS) dan X-Ray Diffraction (XRD). Logam transisi akan dipisahkan dengan kopresipitasi menggunakan NaOH , kemudian litium akan ekstrak dalam bentuk litium fosfat (Li3PO4) menggunakan natrium amonium hidrogen fosfat. Dihasilkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada variasi asam sitrat 1,5M dengan persentase glukosa sebanyak 20% mampu mencapai efisiensi pelindian sebesar 99,89%. Dengan recovery Li mencapai 99,10%, Ni mencapai 100%, Mn mencapai 100% dan Co mencapai 94,26%. Karakterisasi XRD mengonfirmasi terbentuknya fasa kristalin Li3PO4 yang sesuai dengan ICDD No. 00-015-0758. Hasil ini membuktikan bahwa glukosa dapat digunakan sebagai alternatif agen pereduksi yang lebih stabil dan ramah lingkungan pada proses pelindian LIBs menggunakan metode hidrometalurgi.
Kata kunci: Asam sitrat, Daur ulang, Glukosa, Hidrometalurgi, litium fosfat
Tidak tersedia versi lain