Text
Pembuatan Bevel Gear pada Sistem Transmisi Teaching Aligment Kit
Media pembelajaran yang bersifat aplikatif sangat dibutuhkan dalam pendidikan teknik agar mahasiswa dapat memahami sistem kerja mesin secara nyata. Salah satu komponen penting dalam sistem transmisi adalah bevel gear, yang berfungsi untuk meneruskan daya dan putaran antara dua poros yang saling berpotongan. Pembahasan kali ini adalah proses pembuatan bevel gear yang digunakan pada sistem transmisi teaching alignment kit sebagai sarana pembelajaran. Metode yang diterapkan, perhitungan parameter bevel gear, perencanaan proses manufaktur, serta pelaksanaan pembuatan menggunakan mesin perkakas. Selain proses pembuatan bevel gear, dilakukan juga perbaikan pada rangka alat dan proses perakitan akhir (assembly) seluruh komponen yang terdiri dari bevel gear, kopling, dan puli. Tahapan pembuatan dimulai dari spesifikasi dan ukuran bevel gear, dilanjutkan dengan proses pembubutan dan proses milling. Tahapan pada perbaikan rangka dilakukan dengan pengurangan ketinggian, penyetingan ketegaklurusan terhadap gravitasi dan kedataran permukaan. Bevel gear yang dihasilkan telah dibuat sesuai dengan perhitungan desain dan sudah di assembly pada sistem transmisi teaching alignment kit. Hasil dari pembuatan sepasang bevel gear memiliki nilai backlash yang di ukur menggunakan tiga metode, yaitu kawat timah, dial indikator, dan feeler gauge, masing-masing menunjukkan nilai sebesar 0,8 mm, 0,4 - 0,6 mm, dan 0,9 mm. Hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai backlash masih berada di atas standar toleransi 0,15–0,33 mm. Namun bevel gear ini masih berfungsi untuk meneruskan daya. Dengan demikian, alat ini dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang efektif untuk memahami prinsip kerja sistem transmisi dan proses penyelarasan poros.
Kata kunci: Bevel gear, sistem transmisi, teaching alignment kit, proses manufaktur, assembly.
Tidak tersedia versi lain