Text
Identifikasi Kerusakan dan Perbaikan Kinerja Spindel Mesin Frais Aciera F3 (FR-10)
Mesin frais Aciera F3 (FR-10) di Politeknik Manufaktur Bandung merupakan peralatan utama untuk kegiatan praktikum mahasiswa. Seiring dengan tingginya intensitas penggunaan dan usia pakai, performa spindel vertikal mengalami penurunan signifikan, yang diindikasikan oleh kenaikan temperatur operasional hingga 108°C dan getaran mencapai 98,9 mm/s pada putaran tinggi. Berdasarkan standar ISO 2372, kondisi ini diklasifikasikan ke dalam kategori unacceptable. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi spindel vertikal, mengidentifikasi akar penyebab kerusakan, serta melaksanakan prosedur trouble repair untuk memulihkan akurasi dan keandalan mesin. Metodologi penelitian meliputi pengujian awal (running test no load, initial cutting test, serta pengukuran axial-play dan radial-play), pembongkaran spindel, analisis kegagalan komponen, penggantian suku cadang yang aus, penyetelan alignment, backlash, dan clearance, kalibrasi, serta pengujian akhir. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa kerusakan utama disebabkan oleh surface wear berupa scuffing dan pitting pada roda gigi payung spiral akibat ketidaksejajaran (misalignment), kegagalan sistem pelumasan, serta keausan pada bearing dan rubber O-ring seal. Setelah tindakan trouble repair dilakukan, hasil pengujian menunjukkan penurunan suhu dan getaran yang signifikan hingga mencapai kategori good sampai satisfactory. Selain itu, final cutting test pada material ST37 dan aluminium mengonfirmasi bahwa kinerja spindel vertikal telah kembali memenuhi spesifikasi operasional, sehingga mesin dinyatakan layak untuk digunakan kembali dalam kegiatan praktikum dengan pemantauan rutin untuk mengantisipasi kerusakan berkelanjutan.
Kata kunci: Spindel Vertikal, Mesin Frais Aciera F3, Trouble Repair, Roda Gigi Payung Spiral.
Tidak tersedia versi lain