Text
Perancangan Welding Fixture untuk Perbaikan Proses Pengelasan Produk Tangki Transformator Distribusi
Proses manufaktur komponen tangki transformator distribusi di PT. Asata Utama Electrical Industries saat ini masih menerapkan metode pengelasan konvensional menggunakan dua operator (welder dan helper) serta peralatan penyekaman sederhana, sehingga sering memicu kendala keterlambatan produksi, inkonsistensi kualitas hasil las, dan tingginya risiko kecelakaan kerja. Dalam proyek akhir ini bertujuan merancang sebuah welding fixture yang efisien untuk diaplikasikan pada proses penggabungan komponen tangki trafo kapasitas 400 kVA sekaligus mengeliminasi kebutuhan operator helper. Perancangan ini dilakukan secara sistematis mengacu pada metode analisis lima tahap dari Handbook of Jig and Fixture Design yang diterbitkan oleh Society of Manufacturing Engineers (SME) pada tahun 1989 yang meliputi aspek produk, proses, mesin, operator, hingga analisis biaya. Melalui evaluasi kuantitatif, terpilih konsep rancangan berbasis poros rotasi berdiameter 60 mm dengan struktur tiang penyangga yang terbukti aman berdasarkan hasil perhitungan kontrol tegangan bengkok serta puntir. Implementasi welding fixture baru ini berhasil meningkatkan efisiensi waktu pengerjaan secara signifikan dengan memangkas total cycle time produksi tangki dari kondisi existing selama 47 menit (2.820 detik) menjadi hanya 33 menit (1.985 detik). Penurunan waktu proses tersebut menghasilkan efisiensi cycle time sebesar 29,61%. Dengan estimasi total biaya pembuatan sebesar Rp 6.120.000, analisis ekonomis menggunakan metode Break Even Point (BEP) menunjukkan bahwa titik impas investasi alat bantu ini akan tercapai pada unit tangki ke-422, sehingga proses produksi setelahnya dipastikan akan memberikan keuntungan finansial serta mengoptimalkan kapabilitas manufaktur perusahaan secara berkelanjutan.
Kata kunci: Welding Fixture, Tangki Transformator Distribusi, Efisiensi Cycle Time, Pengelasan Manual, Break Even Point (BEP).
Tidak tersedia versi lain