Text
Perancangan Progressive Hybrid Tools untuk Bracker Instrumental Panel
Proses produksi komponen otomotif skala massal menuntut efisiensi tinggi dan akurasi geometris yang ketat, termasuk pada pembuatan bracket instrument panel yang berfungsi sebagai penahan stabilitas dashboard. Namun, proses manufaktur konvensional yang mengandalkan perkakas tunggal (single tool) memicu sejumlah masalah kritis, seperti waktu siklus (cycle time) yang tidak efisien, tingginya frekuensi penanganan material (material handling), serta tingginya risiko cacat produk akibat variasi gaya tekan manual. Oleh karena itu, diperlukan sebuah solusi integratif berupa perancangan progressive hybrid tool yang mampu menggabungkan beberapa proses pembentukan ke dalam satu sistem perkakas yang aman dan efisien. Perancangan konstruksi perkakas ini dilakukan secara sistematis mengacu pada metodologi VDI 2222 yang meliputi tahapan merencana, mengonsep, merancang, hingga penyelesaian akhir. Melalui proses evaluasi terhadap tiga variasi rancangan, dipilihlah konfigurasi strip layout terbaik dengan 6 stasiun kerja yang mengintegrasikan proses piercing, notching, bending, dan parting. Hasil implementasi desain menunjukkan bahwa konfigurasi strip layout terpilih mampu menghasilkan efisiensi pemakaian material sebesar 62,9%, dengan spesifikasi lebar strip 68 mm dan panjang langkah (pitch) sebesar 55,55 mm. Total perhitungan gaya mekanis yang dibutuhkan sistem tool adalah sebesar 12,62 ton (123.564,83 N). Gaya tersebut berada jauh di bawah batas maksimal mesin press Chin Fong tipe OCP-110E berkapasitas 110 ton, sehingga pengoperasiannya dinyatakan sangat aman. Kelancaran mekanisme ejeksi pelat didukung oleh penggunaan pegas standar tipe SWH 27-45, SWL 20-50, dan SWF 6-25. Secara keseluruhan, rancangan perkakas ini berhasil memangkas waktu penanganan (handling time) dan mengeliminasi kesalahan pemosisian (positioning error) secara signifikan.
Kata kunci: Bracket Instrument Panel, Progressive Hybrid Tool, Sheet Metal Forming
Tidak tersedia versi lain