Text
Perancangan Progressive Hybrid Tool untuk Bracket Knock Sensor
Pesatnya perkembangan industri manufaktur di sektor otomotif saat ini mendorong perusahaan untuk mampu menghasilkan produk dengan tingkat efisiensi serta konsistensi kualitas yang tinggi. Salah satu komponen otomotif yang diproduksi yaitu Bracket Knock Sensor yang memiliki fungsi sebagai dudukan sensor pendeteksi getaran, pengoptimalan perfoma mesin, dan pencegahan gejala denotasi (knocking) pada mesin. Komponen ini memiliki tebal 1,2 mm dengan jenis material JSC270CC. Metode rancangan press tool yang dihasilkan berupa improvement tool sebelumnya berupa single tool menjadi progressive hybrid tool dengan pendekatan VDI 2222 (Verien Deutsche Ingenieuer). Penerapan metode VDI 2222 dipilih karena metode tersebut menyediakan langkah yang terstruktur dalam mentransformasi sistem single tool menjadi progressive hybrid tool, sekaligus meminimalisir potensi kegagalan perancangan. Pemilihan metode Progressive Hybrid Tool ini didasarkan pada kesesuaiannya dengan kebutuhan dan ketersediaan mesin mengingat proses pengerjaan komponen ini terdiri dari proses cutting dan forming secara bersamaan sesuai dengan sistem hybrid. Hasil rancangan mencakup 8 station dengan dimensi tool panjang 500 mm, lebar 330 mm, tinggi 316 mm. Gaya yang dibutuhkan untuk melakukan proses pembentukan tool adalah 16,3 ton dengan menggunakan mesin press YADON 110T. Penerapan rancangan baru ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi secara signifikan, yang ditunjukkan dengan penurunan waktu siklus (cycle time) dari 39 detik pada sistem single tool menjadi 21 detik pada progressive hybrid tool, serta melonjaknya kapasitas produksi dari 275 produk per jam menjadi 1.791 produk per jam.
Kata kunci: Bracket Knock Sensor, Progressive Hybrid Tool, VDI 2222, JSC270CC, Cycle Time.
Tidak tersedia versi lain