Text
Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi Batako UD Turunan Teuku Menggunakan Metode Sistematic Layout Planning (SLP) dan Simulasi Flexsim
UD Turunan Teuku merupakan industri kecil yang bergerak di bidang produksi batako dengan sistem produksi semi otomatis. Permasalahan yang terjadi pada perusahaan adalah tata letak fasilitas produksi yang belum tersusun secara linier sehingga menyebabkan jarak perpindahan material menjadi panjang, aliran material saling berpotongan, serta meningkatkan waktu dan ongkos material handling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kedekatan antar stasiun kerja, merancang ulang tata letak fasilitas produksi, serta simulasi tata letak usulan menggunakan simulasi Flexsim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Layout Planning (SLP) dengan tahapan analisis aliran material, penyusunan From-To Chart (FTC), Activity Relationship Chart (ARC), dan Activity Relationship Diagram (ARD). Data penelitian diperoleh melalui wawancara. Selanjutnya dilakukan perancangan alternatif tata letak usulan yang kemudian dievaluasi menggunakan simulasi Flexsim untuk membandingkan kinerja layout eksisting dan layout usulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak usulan mampu memperbaiki aliran material menjadi lebih teratur dan mengurangi terjadinya cross movement pada area produksi. Total momen perpindahan material berdasarkan From-To Chart mengalami penurunan dari 1.142 meter menjadi 599 meter atau sebesar 48%. Selain itu, nilai Ongkos Material Handling (OMH) juga mengalami penurunan dari Rp2.912 menjadi Rp1.527 atau sebesar 48%. Hasil menggunakan simulasi Flexsim menunjukkan bahwa throughput Pengadukan meningkat dari 1.326 unit menjadi 2.001 unit atau sebesar 51%, dan throughput percetakan juga meningkat dari 1.325 menjadi 2.000atau sebesar 51%. Sedangkan waktu tinggal (staytime) pengadukan menurun dari 12,87 menjadi 11,19 dan pada percetakan dari 12,81 menurun jadi 10,77. Dengan demikian, penerapan metode SLP dan simulasi Flexsim dinilai efektif dalam meningkatkan efisiensi aliran material, menurunkan biaya material handling, serta meningkatkan kinerja proses produksi batako di UD Turunan Teuku.
Kata kunci: Tata letak fasilitas, Systematic Layout Planning, Material Handling, Flexsim, Batako.
Tidak tersedia versi lain