Text
Optimasi Aspek Ergonomi pada Rancangan Air Purifier Portable Berbasis Wearable untuk Perlindungan Perokok Pasif
Paparan asap rokok di ruang publik masih menjadi ancaman bagi kesehatan perokok pasif sehingga diperlukan Air Purifier Portable berbasis wearable yang mampu memberikan perlindungan udara secara personal. Penelitian sebelumnya telah berhasil mengembangkan wearable air purifier dengan fokus pada aspek teknis, namun belum mengoptimalkan desain dari aspek ergonomi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengoptimalkan aspek ergonomis pada perancangan Air Purifier Portable berbasis wearable sehingga menghasilkan desain yang lebih nyaman, aman, dan sesuai dengan karakteristik pengguna. Penelitian menggunakan metode pengembangan produk Karl T. Ulrich dan Steven D. Eppinger sebagai kerangka pengembangan produk yang dipadukan dengan Ergonomic Function Deployment (EFD) sebagai metode optimasi ergonomi. Kebutuhan pengguna diidentifikasi melalui observasi, kuesioner, dan data antropometri, kemudian diterjemahkan menjadi karakteristik teknis menggunakan House of Ergonomics (HoE). Tahapan selanjutnya meliputi pengembangan desain, pembuatan prototipe, serta evaluasi melalui pengujian ergonomi, performa produk, dan System Usability Scale (SUS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan hasil optimasi mampu mengakomodasi lingkar leher 34–46 cm, memiliki berat 229,1 gram, serta menghasilkan tingkat kebisingan 44,5–57,3 dB. Selain itu, nilai System Usability Scale (SUS) meningkat dari 67,5 menjadi 75 dengan kategori Acceptable, sedangkan nilai rata-rata evaluasi kinerja produk meningkat dari 3,09 menjadi 4,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan metode pengembangan produk Ulrich yang dipadukan dengan Ergonomic Function Deployment (EFD) mampu mengoptimalkan desain wearable air purifier sehingga memberikan peningkatan kenyamanan, keamanan, dan kesesuaian produk terhadap kebutuhan pengguna.
Kata kunci: Air Purifier Portable, Ergonomi, Antropometri, Ergonomic Function EFD, Wearable
Tidak tersedia versi lain