Text
Perancangan Mesin Pengolah Limbah Kulit Ceri Kopi Menjadi Bio Gas dengan Sistem Fermentasi Anaerobik (Tanpa Oksigen) untuk Pertanian Kopi DI Jawa Barat
Provinsi Jawa Barat merupakan sentra produksi kopi yang menghasilkan limbah kulit ceri kopi (coffee pulp) dalam jumlah besar. Limbah ini berpotensi mencemari lingkungan sekaligus memiliki potensi sebagai energi terbarukan yang belum dimanfaatkan secara optimal akibat keterbatasan alat pengolah skala menengah. Oleh karena itu, diperlukan perancangan mesin pengolah limbah kulit ceri kopi menjadi biogas bersistem fermentasi anaerobik skala petani guna mendukung kemandirian energi dan manajemen limbah di wilayah Jawa Barat. Penelitian ini merancang mesin biogas berkapasitas 50 kg/siklus menggunakan metode VDI 2222 yang meliputi tahap penjabaran tugas, pengonsepan, perancangan wujud, hingga detail. Berdasarkan evaluasi teknis dan ekonomis, Varian Konsep 1 terpilih sebagai rancangan terbaik. Tabung reaktor dirancang berbentuk silinder berdiameter 41 cm dan tinggi 120 cm dengan volume total 157 Liter. Reaktor dilengkapi sistem water jacketed untuk menjaga suhu fermentasi tetap pada rentang mesofilik optimal (35°C), sistem pengaduk tipe anchor agitator berkecepatan 10 rpm, serta unit pembersih gas filter purifier gas. Analisis kekuatan struktur menggunakan simulasi perangkat lunak SolidWorks pada tekanan internal 0,5 MPa menunjukkan nilai Safety Factor (SF) tabung reaktor sebesar 3 dan SF poros pengaduk sebesar 2,4. Rancangan mesin ini dinyatakan aman dan layak secara teknis untuk difabrikasi karena nilai SF telah melampaui batas aman minimum 1,5. Disarankan untuk melakukan fabrikasi prototipe dan uji coba eksperimental secara langsung guna memverifikasi efisiensi produksi gas metana serta menguji ketahanan material reaktor dalam jangka panjang.
Kata kunci: Biogas, Fermentasi, Kulit Ceri Kopi, Perancangan Mesin, VDI 2222.
Tidak tersedia versi lain