Text
Perancangan Pembobotan Key Performance Indicator (KPI) dalam Penilaian Kinerja Operator Produksi Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Proses (AHP) Studi Kasus: PT.X
Penilaian kinerja operator produksi merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan sumber daya manusia karena berkaitan dengan efektivitas kerja dan pencapaian tujuan perusahaan. Berdasarkan kondisi di PT. X, proses penilaian kinerja operator produksi belum memiliki pembobotan yang terstruktur pada setiap indikator, sehingga tingkat kepentingan masing-masing indikator belum dapat menggambarkan prioritas kompetensi yang dibutuhkan perusahaan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang pembobotan Key Performance Indicator (KPI) dalam penilaian kinerja operator produksi serta melakukan uji coba hasil pembobotan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) di PT. X. Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan Human Resource Development (HRD), studi literatur, dan pengumpulan data penilaian kinerja operator produksi. Pengolahan data menggunakan metode AHP melalui penyusunan struktur hierarki, perbandingan berpasangan, normalisasi matriks, perhitungan eigen vector, serta pengujian konsistensi menggunakan Consistency Ratio (CR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek hard skill memperoleh bobot sebesar 76%, sedangkan soft skill sebesar 24%. Pada aspek hard skill, indikator dengan bobot tertinggi adalah pemahaman alur proses produksi sebesar 13,34%, pemahaman membaca SP & Q sebesar 13,32%, dan implementasi ergonomis di tempat kerja sebesar 13,00%. Pada aspek soft skill, indikator dengan bobot tertinggi adalah mentalitas dasar kerja sebesar 20%, pemahaman teori ergonomis sebesar 18%, dan pemahaman terhadap budaya perusahaan serta prinsip 5R sebesar 14%. Nilai CR berada di bawah 0,10 sehingga matriks dinyatakan konsisten. Uji coba menggunakan templat Microsoft Excel dengan rumus otomatis berdasarkan bobot AHP. Dengan demikian, pembobotan KPI menggunakan AHP dapat memberikan dasar penilaian yang lebih objektif, terstruktur, dan konsisten sesuai prioritas kompetensi perusahaan.
Kata kunci: Key Performance Indicator, Analytical Hierarchy Process, Penilaian Kinerja, Pembobotan KPI, Operator Produksi.
Tidak tersedia versi lain