Text
Pengembangan Linear Air Track Sebagai Media Ajar Praktikum Fisika dengan Pendekatan Design of Experiment (DoE) Dan Validasi Pengukuran Waktu
Pembelajaran kinematika khususnya Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) pada mata kuliah fisika 1 di Jurusan Teknik Manufaktur memerlukan media praktikum yang mampu meminimalkan pengaruh gaya gesek sehingga hasil pengamatan mendekati kondisi ideal. Penelitian sebelumnya telah membuat linear air track berbasis sensor infrared untuk mengukur gerak glider secara otomatis. Namun, penelitian tersebut belum melakukan validasi hasil pengukuran menggunakan metode pembanding, belum menganalisis pengaruh massa glider terhadap gap antara glider dan lintasan, serta masih menggunakan kompresor sebagai suplai udara sehingga penggunaannya terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem linear air track dengan menggunakan blower sebagai sumber udara, menganalisis pengaruh kecepatan putar blade blower dan massa glider terhadap gap antara glider dan lintasan, serta memvalidasi sistem pengukuran berbasis sensor infrared.Metode penelitian menggunakan Design of Experiment (DoE) dengan rancangan faktorial 3×2 yang melibatkan dua faktor, yaitu kecepatan putar blade blower dan massa glider. Analisis data dilakukan menggunakan Two-Way Analysis of Variance (ANOVA) dan regresi, sedangkan validasi sistem pengukuran dilakukan menggunakan Tracker Video Analysis dan Hukum II Newton pada pengujian Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan putar blade blower dan massa glider berpengaruh signifikan terhadap gap yang dihasilkan sedangkan interaksi kedua faktor tidak berpengaruh signifikan . Model regresi yang diperoleh memiliki nilai R square (R²) sebesar 99,09%. Hasil pengukuran menggunakan sensor infrared mampu merepresentasikan gerak GLB dan GLBB yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata R square (R²) sebesar 0,9988 pada GLB, 0,9976 pada GLBB sudut 2,26°, dan 0,9999 pada GLBB sudut 1,3. Validasi terhadap Hukum II Newton menghasilkan nilai error rata-rata sebesar 1,11% pada sudut 2,26° dan 1,75% pada sudut 1,3°, sedangkan validasi menggunakan Tracker Video Analysis menghasilkan nilai error rata-rata sebesar 1,64% pada pengujian GLB, 1,73% pada GLBB sudut 2,26°, dan 0,49% pada GLBB sudut 1,3°.
Kata kunci: Linear Air Track, Sensor Infrared, Design of Experiment, ANOVA, Tracker Video Analysis
Tidak tersedia versi lain