Perpustakaan Polman Bandung

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Printed

Sufi Perkotaan: Menguak Fenomena Spiritualitas Ditengah Kehidupan Modern

SILA, Muh. Adlin - Nama Orang; ANWAR, Sumarsih - Nama Orang; HABIBAH, Neneng - Nama Orang; ANWAR, Marzani - Nama Orang; ZAHID - Nama Orang; RAHMAN, Ahmad - Nama Orang;

Harus diakui bahwa terdapat perbedaan antara tasawuf yang tumbuh dan berkembang di pedesaan atau pedalaman dengan yang tumbuh di kelas menengah kota. Tasawuf yang tumbuh di pedesaan khususnya di pesantren-pesantren umumnya telah memiliki tradisi tasawuf yang sangat kuat sekali. Sementara itu, pengkaji tasawuf yang ada di kota sebaliknya. Tradisi tasawufnya begitu lemah. Selain itu, ini perbedaan yang inti dari keduanya tasawuf di pedesaan cenderung menjauhi dunia. Sementara di kota, orang sudah kaya dulu, baru mendalami tasawuf. Tasawuf di kota berimplikasi untuk menjaga stabilitas hati. Tasawuf yang tidak meninggalkan dunia dirasakan cocok untuk masyarakat kota. Setelah mereka memiliki segalanya, terasa masih ada yang kurang, dan itu adalah kekosongan batin. Jadi masyarakat perkotaan memilih tasawuf agar dapat melakukan penjelajahan batiniyyah menuju mahabbah kepada Allah. Dan tasawuf model ini, seperti yang dicoba perkenalkan di Anand Ashram Jakarta.
Para peserta di Anand Ashram mengkaji tasawuf karena beberapa faktor. Misalnya, mereka sudah muak dengan tidak adanya kepastian hukum, KKN merebak, tawuran antar anak sekolah, dan mereka khawair jika mereka dan keluarganya ikut terpengaruh dengan situasi yang carut-marut itu. Atau tidak adanya kepuasan dalam keagamaan yang dijalani selama ini. Agama kelihatan kaku dan hitam-putih. Tuhan yang disembah hanya dari sisi transendenNYA, sehingga tidak immanen pada setiap diri sang abid atau hamba.
Tasawuf adalah metode mendekatkan diri kepada Allah yang disertai dengan rasa cinta (mahabbah). Cinta itu adalah ungkapan hati atau qalbu. Oleh karena itu, obyek tasawuf lebih terarah pada hati dan jiwa seseorang. Sebab Allah itu zat immateri, tidak mungkin didekati dengan materi (jasad, tubuh, lahiriah, kasatmata). Hanya hatilah yang bisa menghadirkan Allah.
Kepuasan immateri, hati dan jiwa (batin), dengan demikian merupakan klimaks dan kulminasi kenikmatan manusia di dunia. Sebab bagaimanapun banyaknya harta, kekuasaan, jabatan, kecantikan, kemewahan, serta kenikmatan materi lainnya, cepat atau lambat pastilah akan ambruk dan sirna. Wajar jika kemudian banyak dijumpai para konglomerat, pejabat tinggi, baik sipil maupun militer, lebih mencari jalan tasawuf dibandingkan dengan orang kecil. Kenapa? Karena pada orang-orang elit inilah peluang untuk merasakan kekosongan jiwa lebih besar, Didapati bahwa kemewahan duniawi yang terpancar pada simpul-simpul harta tahta, dan wanita tidak menjadi jaminan akan terciptanya kepuasan jiwa seseorang, manakala jiwanya gersang dari sentuhan sifat-sifat ketuhanan.
Para sufi mendefinisikan ikhlas sebagai yang menjaga diri dari campur tangan mahluk. Orang yang ikhlas tidak riya' dan tidak pula munafik dalam beribadah, beramal, memberikan nasehat kepada penguasa, dan ketika berada dalam jama'ah muslim. Ada tiga tanda keikhlasan : - Manakala yang bersangkutan memandang pujian dan celaaan adalah sama di matanya, - Melupakan amal ketika beramal, - dan Ia lupa akan haknya untuk meraih pahala di akhirat karena amal itu. Keikhlasan adalah dimana nafsu tidak mendapatkan kesenangan. Sikap puas hati membuat seseorang tidak lagi terlalu berambisi mengejar kelebihan harta dan kedudukan. Mereka tetap mencari rezeki, tapi bersyukur terhadap apa yang diperoleh, dan membantu kaum lemah, manakala memperoleh kelebihan harta.


Ketersediaan
#
R. Sirkulasi (Rak B - 5.29) 297.6 SIL s
2090873101
Tersedia
#
R. Sirkulasi (Rak B - 5.30) 297.6 SIL s
2090873102
Tersedia
#
R. Sirkulasi (Rak B - 5.31) 297.6 SIL s
2090873103
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
297.6 SIL s
Penerbit
Jakarta : Balai Penelitian Dan Pengembangan Agama., 2007
Deskripsi Fisik
xiv. 218 hal.; ilus.: 21 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978 979 9099 47 1
Klasifikasi
297.6
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
1
Subjek
Agama Islam
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Polman Bandung
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung), senantiasa memberikan pelayanan yang berorientasi terhadap kebermanfaatan bagi seluruh sivitas akademika Polman Bandung.Layanan UPA Perpustakaan bertransformasi mulai dari pelayanan manual, beralih ke proses digitalisasi, dan saat ini sedang menuju ke bentuk pelayanan secara otomatisasi yang melibatkan robot / agent / micro service dan mesin pendukung kekinian. Tidak berhentiĀ  sampai disitu, layanan yang sedang dikembangkan dan disiapkan adalah teknologi self-service, dan layanan yang menyematkan kecerdasan buatan kognitif serta layanan berbasis teknologi immersive.Layanan yang UPA Perpustakaan sediakan selalu melibatkan sains, ilmu pengetahuan, rekayasa teknologi, desain dan kebijakan manajemen yang berubah secara dinamis mengikuti aturan yang berlaku. Semua kami upayakan untuk memberikan pelayanan yang bermanfaat dan menyenangkan serta mendapatkan pengalaman positif bagi seluruh sivitas akademika Polman Bandung.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?